BERAU TERKINI – Seringnya melakukan kesalahan dalam menyampaikan padangan di muka publik, membuat Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud lebih mawas diri untuk bertemu dengan awak media.

Dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Atlet, Kompleks GOR Kadrie Oening, catatan serius itu diutarakan dihadapan awak media.

Rudy Mas’ud menyatakan dirinya tak membatasi siapapun awak media untuk melakukan wawancara cegat dengan dirinya.

Hanya saja, beberapa catatan kekeliruan atau blunder membuat dirinya banyak mendapat hujatan dari publik lewat komentar di sosial media.

“Makanya teman-teman di Pemprov itu takut kalau saya itu ngomong, blunder,” katanya dalam laporan reels instagram Kaltim Post.

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud. (facebook/Pemprov Kaltim)
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. (facebook/Pemprov Kaltim)

Hal ini yang membuat beberapa waktu lalu, Pemprov Kaltim memutuskan untuk menggunakan Sekprov Kaltim Sri Mulyani dan Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal.

Sebab ketika dirinya melakukan blunder tersebut, tak ada satu pun anak buahnya di pemerintah yang berani menegur dirinya atas kesalahan tersebut.

“Makanya di internal itu minta, pak biar kami yang komunikasi,” terangnya mengilustrasikan permintaan anak buahnya.

Ia mengingatkan kepada setiap insan pers untuk berpengangan dengan norma yang diatur secara tak tertulis.

Seperti tak memberitakan ketika dirinya melakukan kesalahan.

Dengan tidak menyoroti kesalahan itu yang membuat dirinya dipandang miring di mata publik.

“Jadi kalau salah, bisa diperbaiki,” pintanya.