BERAU TERKINI — Kabupaten Berau kini mulai menggeser arah pembangunan daerahnya secara strategis.

Pemerintah daerah tidak lagi hanya mengandalkan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi.

Kini, Berau membidik peran sebagai pusat riset dunia dengan mengandalkan kekuatan bentang karst Sangkulirang–Mangkalihat.

Kawasan ini memiliki nilai geologi serta biodiversitas tinggi yang sangat diminati oleh para ilmuwan internasional. 

Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengambil langkah konkret dengan menyiapkan penguatan regulasi di tingkat daerah. 

Bupati Berau, Sri Juniarsih.
Bupati Berau, Sri Juniarsih.

Regulasi tersebut akan menjadi pintu masuk resmi bagi aktivitas penelitian berskala global di masa depan.

Menurut Sri Juniarsih, kepastian hukum merupakan kunci utama dalam menarik minat para peneliti luar negeri.

Para ilmuwan perlu merasa aman serta difasilitasi dengan baik saat melakukan riset di wilayah Berau.

Oleh karena itu, aturan hukum akan diperkuat hingga ke tingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT).

“Kalau regulasinya jelas sampai ke tingkat unit, maka akan memudahkan para peneliti untuk masuk dan melakukan riset,” ujarnya.

Kebijakan ini diharapkan mampu menjadikan Berau semakin dikenal luas di kancah internasional melalui jalur sains. 

Kehadiran ilmuwan dari berbagai negara dipercaya akan membawa efek berantai yang positif bagi reputasi daerah.

Hasil penelitian nantinya dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang berbasis pada data akurat. 

Selain manfaat ilmiah, aktivitas riset internasional juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Hal ini merupakan bagian dari strategi transformasi daerah agar lebih mandiri dan berdaya saing global.

Namun, Sri mengingatkan, upaya besar ini membutuhkan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. 

Kelestarian kawasan karst harus dijaga secara mutlak agar daya tarik ilmiahnya tidak hilang ditelan zaman.

Keberhasilan program ini bergantung pada kesadaran kolektif dalam melindungi warisan alam yang ada di Bumi Batiwakkal.

Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa partisipasi aktif warga dalam menjaga ekosistem karst tersebut.

“Kita harus bergerak bersama. Seluruh masyarakat juga punya peran penting dalam menjaga dan mendukung langkah ini,” tegasnya.

Berau optimistis dapat bertransformasi menjadi pusat kajian ilmiah yang berkontribusi nyata bagi pengetahuan dunia. 

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus melestarikan alam untuk generasi mendatang. (*)