BERAU TERKINI – Penunjukan pelatih Timnas Qatar Julen Lopetegui setahun lalu, memberikan efek signifikan untuk tuan rumah Piala Dunia 2022 lalu itu.
Qatar mendapatkan jalan mulus untuk lolos Piala Dunia 2026 ini.
Julen Lopetegui sarat pengalaman di Eropa.
Pernah menukangi Real Madrid, Spanyol, hingga Sevilla di La Liga.
Prestasi terbaiknya termasuk membawa Sevilla menjuarai Liga Europa 2020.
Selain itu, ia juga memiliki pengalaman di Premier League bersama Wolverhampton Wanderers dan West Ham.
Gaya kepelatihannya yang tenang dan detail terlihat dalam permainan Qatar.

Tim tampil lebih terorganisir dengan pendekatan taktik yang matang.
Timnas Qatar bersiap menatap babak baru di Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri yang berbeda.
Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 menjadi penegasan bahwa Qatar bukan lagi sekadar peserta pelengkap.
Mereka ingin menunjukkan bahwa kehadiran di panggung global merupakan hasil perkembangan berkelanjutan.
Pengalaman tampil di Piala Dunia 2022 memberikan pelajaran penting bagi skuad berjuluk The Maroons.
Meski hasil belum maksimal, fondasi permainan mulai terbentuk dari sana.
Kini, kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda menjadi modal utama Qatar menghadapi Piala Dunia 2026.
Target mereka sederhana, tapi menantang, yakni membuktikan diri mampu bersaing di level tertinggi.
Debut Qatar di Piala Dunia 2022 berakhir di fase grup tanpa poin. Mereka kalah dari Ekuador, Senegal, dan Belanda.
Meski demikian, pengalaman menghadapi tim dari berbagai benua menjadi bekal penting.
Qatar belajar menghadapi tekanan, tempo permainan, serta kualitas individu lawan yang lebih tinggi.
Gol tunggal mereka di turnamen tersebut menjadi catatan sejarah tersendiri.
Momen itu memperlihatkan bahwa Qatar mampu menciptakan peluang di panggung besar.
Secara keseluruhan, hasil di 2022 menjadi titik awal evaluasi menyeluruh.
Hal itu kemudian mendorong peningkatan performa menuju Piala Dunia 2026.
