BERAU TERKINI – Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTHP) Berau memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepala DTHP Berau, Lita Handini, mengatakan hingga saat ini stok ternak dari para pengepul diprediksi masih lebih dari cukup.
“Kalau secara stok ternak, ketersediaannya cukup. Kita prediksikan kenaikan itu sekitar 10-20 persen,” ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan pendataan yang dilakukan terhadap para pengepul ternak, pasokan sapi maupun kambing untuk kebutuhan kurban masih aman hingga mendekati hari pelaksanaan Iduladha.

Ia menjelaskan, pada tahun lalu, stok ternak bahkan melebihi kebutuhan pasar, sehingga harga cenderung turun saat mendekati hari raya.
“Kayak tahun lalu juga stok itu lebih daripada kebutuhan. Jadi di hari-hari mendekati itu harganya lebih turun. Insya Allah tahun ini juga aman,” katanya.
Selain memastikan ketersediaan stok, DTHP Berau juga meningkatkan pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban guna mengantisipasi masuknya penyakit maupun virus dari luar daerah.
Lita menyebut pihaknya telah membentuk tim terpadu yang bekerja sama dengan kepolisian, karantina hewan, serta dokter hewan untuk melakukan pengawasan sejak hewan masih berada di daerah asal pengiriman.
“Jadi sebelum dikirim, dari lokasi pengiriman itu sudah diperiksa oleh karantina. Saat masuk ke Berau juga kita sisir di lokasi penumpukan ternak bersama tim terpadu,” jelasnya.
Pengawasan dilakukan dengan memeriksa kondisi fisik hewan hingga pengambilan sampel air liur dan darah apabila ditemukan gejala mencurigakan.
“Kalau ada gejala-gejala itu langsung kita antisipasi. Kita ambil sampel juga untuk diperiksa dengan teknik cepat,” tambahnya.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya memastikan belum ditemukan kasus penyakit hewan menular pada ternak yang masuk ke Berau.
“Belum ada kasus. Karena memang dari daerah asalnya sudah lolos karantina, jadi insya Allah yang masuk ke sini clear,” pungkasnya. (*)
