BERAU TERKINI — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau berharap momen libur sekolah mendatang dapat dimanfaatkan secara produktif.
Para siswa diajak untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata edukasi yang tersebar di wilayah Kabupaten Berau.
Hal ini bertujuan agar waktu libur anak-anak menjadi lebih bermanfaat sekaligus memperluas wawasan mereka.
Tidak lama lagi, anak-anak sekolah akan memasuki masa libur semester pada Juni mendatang.
Momen liburan tersebut ternyata bertepatan dengan pelaksanaan festival budaya Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak.

Event kebudayaan tahunan ini dinilai sangat tepat menjadi sarana belajar luar ruang bagi para pelajar.
Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, mengungkapkan, event kebudayaan bisa menjadi ajang wisata edukasi bagi siswa.
Ia berharap pihak Dinas Pendidikan memberikan arahan agar para pelajar memprioritaskan kunjungan ke daya tarik wisata edukasi.
Langkah ini penting agar generasi muda memahami nilai seni budaya dan potensi wisata di daerahnya sendiri.
“Kita berharap Dinas Pendidikan ada arahan untuk ketika liburan itu mereka justru liburan ke daya tarik wisata edukasi,” ungkapnya kepada Berauterkini, Senin (20/4/2026).
Pemahaman yang kuat mengenai kekayaan daerah akan menjadi bekal berharga saat mereka melanjutkan pendidikan ke luar Berau.
Para pelajar diharapkan memiliki wawasan luas terkait kekayaan alam, mulai dari pesisir hingga pedalaman Bumi Batiwakkal.
Wawasan tersebut mencakup keindahan Pulau Maratua serta Pulau Besing yang menjadi rumah bagi kawanan Bekantan.
Selain itu, destinasi di Kecamatan Segah hingga Kampung Merabu dan Merasa juga menjadi rekomendasi utama.
Dengan memahami potensi tersebut, anak-anak Berau secara otomatis akan berperan sebagai duta wisata bagi daerahnya sendiri.
“Mereka sudah menjadi duta wisata tanpa harus ikut pemilihan duta wisata, mereka punya wawasan yang luas,” tambah Samsiah.
Samsiah menegaskan, keindahan wisata daerah Berau, baik sisi budaya maupun alam, sangat luar biasa.
Kualitas destinasi lokal ini dinilai tidak kalah menarik jika dibandingkan dengan objek wisata di luar daerah.
Wisata Mangrove dan festival Bekudung Betiung adalah contoh nyata sarana edukasi bagi siapapun, termasuk para siswa.
Kebetulan pada bulan Juni nanti akan ada beberapa agenda besar, termasuk rangkaian event budaya yang menarik.
Momentum ini harus dimanfaatkan agar libur sekolah tidak hanya bermain, tetapi juga menambah pengetahuan tentang identitas daerah.
“Kebetulan bulan Juni ada beberapa event seperti Bekudung Betiung, ada event budaya ya, jadi anak-anak sekolah yang lagi libur bisa jadi wisata edukasi,” pungkasnya. (*)

