BERAU TERKINI – Aliansi Perempuan Indonesia menuntut program MBG untuk dihentikan.
Gelombang protes dan aksi demonstrasi menuntut program makan bergizi gratis atau MBG untuk dihentikan terus meluas.
Mulanya aksi demonstrasi tersebut diinisiasi oleh aksi demonstrasi mahasiwa UI yang berlangsung di sekitar Bundaran HI, Jakarta.
Aksi yang sama juga meluas ke sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
Terbaru, aksi dengan tuntutan yang sama juga dilakukan oleh Aliansi Perempuan Indonesia di Jakarta pada Kamis (18/6/2026).
Dalam keterangan resminya, Aliansi Perempuan Indonesia menilai program MBG dengan alokasi anggaran yang besar justru membuat kondisi keuangan negara semakin memburuk.
Hal tersebut diperparah dengan kondisi krisis dunia yang membuat harga bahan pokok dan BBM naik.
Anggaran negara tersebut justru dialokasikan untuk program MBG alih-alih untuk menambah subsidi bagi masyarakat terdampak.

“Negara secara terang-terangan mengeksekusi program-program populis yang mempunyai alokasi anggaran tinggi, namun lemah tata kelola dan minim transparansi,” tulis keterangan resmi Aliansi Perempuan Indonesia.
“Program Makan Bergizi Gratis atau MBG, misalnya, telah dikritik oleh masyarakat sipil karena pelaksanaannya yang sewenang-wenang dengan dengan potensi risiko korupsi sistemik dan lemahnya pengawasan,” jelasnya.
Atas dasar itu, Aliansi Perempuan Indonesia mendesak agar program MBG dievaluasi atau dihentikan.
Aliansi juga menuntut agar pemerintah bisa mengendalikan harga bahan pokok serta menurunkan harga BBM.
“Hentikan dan evaluasi total program MBG yang bermasalah, tidak transparan, dan rentan korupsi,” tegasnya.
“Turunkan harga BBM dan hentikan kebijakan yang memperberat biaya hidup rakyat,” jelasnya.
