BERAU TERKINI – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Berau, terutama di Kecamatan Tanjung Redeb, Teluk Bayur, Sambaliung, dan Gunung Tabur, yang kerap kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) pada malam hari.

Tiga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Tanjung Redeb dan sekitarnya disiapkan beroperasi selama 24 jam.

Kebijakan ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat mengakses BBM, terutama di luar jam operasional normal. 

Namun, penerapannya masih menunggu penyelesaian persiapan di masing-masing SPBU.

Sales Branch Manager (SBM) III Fuel Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimut) PT Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, mengatakan, ketiga SPBU tersebut ditargetkan mulai beroperasi 24 jam dalam beberapa hari ke depan.

SPBU Jalan Harm Ayoeb (KM 5) saat melayani penjualan hingga malam hari. (Zuhrie/BT)
SPBU Jalan Harm Ayoeb (KM 5) saat melayani penjualan hingga malam hari. (Zuhrie/BT)

Adapun SPBU yang disiapkan beroperasi sepanjang hari yakni SPBU 6477308 di kawasan Rinding Lama, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur. 

Kemudian SPBU 6477309 di Kilometer 5 Jalan HARM Ayoeb, Kecamatan Tanjung Redeb, serta SPBU 6477310 di Jalan SM Bayanuddin, Kelurahan Sambaliung.

“Saat ini persiapan. Direncanakan ketiganya akan beroperasi 24 jam secara bersamaan,” kata Bagus, Selasa (13/10/2026).

Meski demikian, operasional 24 jam tersebut tidak serta-merta mencakup seluruh jenis BBM. 

Pertamina Patra Niaga bersama pengelola SPBU akan menerapkan layanan secara bertahap dengan memprioritaskan penjualan BBM nonsubsidi.

Menurut Hermawan, evaluasi akan dilakukan terlebih dahulu, terutama terkait aspek keamanan dan ketertiban selama operasional berlangsung.

“Jadi nanti bertahap, akan diterapkan nonsubsidi dulu. Sambil dievaluasi mulai keamanan dan faktor ketertiban sebelum dilanjutkan ke BBM subsidi,” terangnya.

Dengan rencana tersebut, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk mengisi BBM, terutama bagi pengendara yang beraktivitas pada malam hingga dini hari. (*)