BERAU TERKINI – Upaya memperkuat ekonomi lokal di Kabupaten Berau terus didorong dengan rencana pembangunan UMKM Center yang ditargetkan terealisasi pada 2027.

Meski sempat tertunda akibat keterbatasan anggaran daerah, pemerintah kini menyiapkan strategi baru melalui dukungan bantuan keuangan provinsi.

Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau memastikan proyek ini bukan sekadar wacana.

Dari sisi konsep hingga kesiapan teknis, UMKM Center disebut sudah siap jalan dan tinggal menunggu realisasi anggaran.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan, UMKM Center akan menjadi solusi konkret bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang lebih luas.

Tidak hanya sebagai pusat penjualan, tetapi juga sebagai etalase produk unggulan daerah yang mampu menarik minat pasar yang lebih besar.

“Semua sudah kami siapkan, mulai dari konsep hingga perencanaannya. Jadi ketika anggaran tersedia, implementasinya bisa langsung berjalan tanpa hambatan berarti,” jelasnya.

Lebih dari sekadar pusat perbelanjaan, UMKM Center dirancang sebagai ruang strategis yang menjawab perubahan pola konsumsi masyarakat. 

Dengan konsep tersebut, UMKM Center diharapkan menjadi titik temu antara kebutuhan konsumen dan potensi lokal. 

Produk-produk khas Berau akan lebih mudah diakses, sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Tak hanya itu, keberadaan UMKM Center juga membawa harapan besar bagi pelaku usaha di wilayah terpencil. 

Distribusi produk akan diperkuat melalui kolaborasi antar kecamatan.

Sehingga pelaku UMKM dari daerah jauh pun memiliki peluang yang sama untuk berkembang.

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong realisasi program tersebut sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Kehadiran UMKM Center nantinya bukan hanya sebagai tempat berjualan, tetapi juga menjadi pusat pengembangan, pembinaan, hingga promosi produk lokal Berau agar mampu bersaing di tingkat yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi agar dukungan anggaran dapat segera terealisasi sesuai target.

Jika terealisasi, UMKM Center bukan hanya menjadi pusat ekonomi baru, tetapi juga simbol transformasi UMKM Berau, dari usaha skala kecil menuju pemain yang lebih kuat dan berdaya saing.

“Dengan segala kesiapan yang ada, harapannya dukungan anggaran segera terealisasi agar  ini benar-benar menjadi kenyataan di 2027,” tandasnya. (*/Adv)