BERAU TERKINI – Pengembangan potensi komoditas kakao melalui pelatihan pembuatan berbagai olahan cokelat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan. 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha di daerah.

Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau beberapa kali memberikan pelatihan yang dibekali keterampilan mengolah biji kakao menjadi produk siap jual, seperti cokelat batangan, praline, minuman cokelat, hingga aneka kue berbahan dasar cokelat.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya fokus pada teknik produksi, tetapi juga mencakup pengemasan dan strategi pemasaran produk.

“Berau memiliki potensi kakao yang cukup besar. Melalui pelatihan, kami ingin mendorong pelaku UMKM agar mampu mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kapasitas SDM menjadi kunci agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk peluang ekspor.

Selain itu, pelaku usaha juga diberikan pemahaman terkait standar kualitas produk dan inovasi rasa yang sesuai dengan selera konsumen.

Ia ingin kakao Berau tidak hanya dikenal sebagai bahan mentah, tetapi juga sebagai produk olahan unggulan yang memiliki nilai jual tinggi di pasar nasional maupun internasional.

“Kita terus berkolaborasi karena potensi kita besar jangan sampai produk kita hanya satu yaitu mentahnya saja sayang sekali kan. Jadi kita terus dorong,” tandasnya. (*/Adv)