BERAU TERKINI – Sebanyak 55 anggota DPRD Kaltim absen berkantor dan tak menemui perwakilan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim yang menyerahkan Pakta Integritas.

Dokumen Pakta Integritas itu, mestinya diterima langsung oleh perwakilan DPRD Kaltim.

Sialnya, saat Humas Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Bella Monica mengantarkan surat tersebut, dewan sedang melangsungkan perjalanan dinas ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Kendati demikian, Bella-begitu dia disapa, menegaskan bila massa tak akan menyurutkan semangatnya untuk mengawal komitmen pelaksanaan hak angket DPRD Kaltim.

Diketahui, saat aksi berlangsung di depan kantor DPRD Kaltim, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel dan anggota lainnya menyakatakan kesiapan untuk mengambil hak angket dalam mengkritisi kebijakan Pemprov Kaltim.

“Kami terhalang karena dewan semuanya ke Makassar, tapi pakta integritas ini tetap kami berikan,” kata Bella, dalam laporan Sapos.

Suasana di depan kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, saat aksi dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim. (redaksi)
Suasana di depan kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, saat aksi dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim. (redaksi)

Padahal, dirinya menyebut, pihak aliansi sudah memberikan informasi jauh-jauh hari memberitahukan bawah mereka akan datang tepat pada Kamis (23/4/2026) hari ini untuk menagih komitmen para legislator.

Meski sempat beradu argumen dan mencari solusi, dokumen pakta ontegritas tersebut akhirnya berhasil diserahkan melalui Bagian Umum DPRD Kaltim.

“Kami mencari solusi hingga akhirnya dapat menyerahkannya ke Bagian Umum. Sudah ada serah terima, liputan, dan tanda tangan. Semua diterima dengan baik,” tegasnya.

Bella menekankan Pakta Integritas tersebut merupakan simbol pengingat bahwa DPRD Kaltim telah berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan, termasuk penggunaan hak angket untuk mengaudit kebijakan yang dinilai tidak pro-rakyat.

“Jangan harap dengan membuat kami kesusahan itu membuat kami goyah. Tidak akan. Kami akan terus menekankan Pakta Integritas ini dan menuntut Hak Angket diberikan,” tegasnya.

Terkait langkah selanjutnya, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim akan segera melakukan rencana tindak lanjut (RTL) dan evaluasi internal.

Bella memberikan sinyal kuat bahwa gelombang demonstrasi susulan akan kembali membanjiri jalanan Samarinda jika poin-poin tuntutan mereka diabaikan oleh pemerintah maupun legislatif.

“Mungkin bakal ada demo selanjutnya apabila tuntutan kami tidak dijalankan atau diwujudkan secara riil. Kami akan lebih masif lagi dalam meminta hak kita,” bebernya.

Pihaknya juga berharap, bahwa Pakta Integritas ini dijawab segera dengan tindaklanjut yang benar dan maksimal oleh seluruh anggota DPRD Kaltim.

“Kami minta secepatnya dan segera, kami akan pantau dan cek terus kesini (DPRD Kaltim),” pungkasnya.