BERAU TERKINI – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang remaja di wilayah Batu Putih beberapa hari lalu mendapat perhatian serius dari Satuan Lalu Lintas Polres Berau.
Kasat Lantas Polres Berau, AKP Rhondy Hermawan, mengatakan, insiden tersebut bukan sekadar musibah, melainkan alarm bahaya yang harus disikapi bersama.
“Kami meminta orang tua agar tidak memberikan kendaraan secara bebas kepada anak yang belum cukup usia, belum cakap berkendara, dan belum memahami aturan lalu lintas,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, usia remaja cenderung memiliki emosi yang belum stabil serta kontrol diri yang masih lemah.

Kondisi ini semakin berisiko ketika dipadukan dengan minimnya pengalaman berkendara.
Sehingga berpotensi memicu kecelakaan fatal jika tidak diimbangi dengan kedisiplinan.
Tak hanya itu, Rhondy juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai kunci keselamatan bersama.
Mulai dari penggunaan helm standar, kelengkapan surat kendaraan, hingga disiplin mematuhi rambu-rambu menjadi hal mendasar yang tidak boleh diabaikan.
“Masyarakat harus tertib berlalu lintas. Pastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berkendara,” katanya.
Ia juga menekankan, kecepatan berlebih masih menjadi faktor dominan penyebab kecelakaan maut.
Karena itu, pengendara diminta tidak memaksakan diri saat lelah atau mengantuk serta selalu mematuhi batas kecepatan yang ditentukan.
Pihaknya berharap, tragedi di Batu Putih menjadi pelajaran penting agar kejadian serupa tidak terulang.
Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari individu, keluarga, hingga lingkungan.
“Dengan kepedulian orang tua dan kedisiplinan masyarakat, angka kecelakaan di Berau bisa ditekan,” pungkasnya. (*)

