BERAU TERKINI — Bandara Kalimarau Berau membagikan imbauan mengenai barang yang dilarang dibawa ke kabin pesawat.
Imbauan ini ditujukan khusus bagi jemaah yang akan melaksanakan keberangkatan ibadah haji tahun ini.
Menunaikan ibadah haji merupakan perjalanan suci yang membutuhkan persiapan matang serta kepatuhan terhadap aturan penerbangan.
Hal ini penting demi menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh penumpang selama berada di udara.
Pihak otoritas bandara meminta setiap jemaah untuk memeriksa kembali isi tas sebelum berangkat menuju bandara.
Langkah ini dilakukan guna menghindari kendala atau penyitaan barang saat pemeriksaan keamanan berlangsung.
Beberapa barang dilarang karena berisiko membahayakan keselamatan penerbangan secara keseluruhan.
“Pastikan Anda memeriksa kembali isi tas sebelum berangkat agar tidak terjadi kendala saat pemeriksaan keamanan,” tulis akun @bandarakalimarau.
Benda tajam seperti pisau, gunting, silet, hingga obeng dilarang keras masuk ke dalam kabin pesawat.
Selain itu, terdapat batasan ketat untuk membawa cairan ke dalam tas jinjing penumpang.
Setiap kemasan cairan tidak boleh melebihi 100 ml dengan total maksimal satu liter saja.
Seluruh cairan tersebut wajib ditaruh di dalam plastik bening yang dapat ditutup kembali (resealable).
Barang berupa aerosol dan gas bertekanan seperti parfum spray atau gas korek juga tidak diperbolehkan.
Bahan mudah terbakar seperti bensin, alkohol kadar tinggi, serta thinner dilarang masuk ke kabin.
Untuk perangkat elektronik, power bank yang diperbolehkan hanya yang berkapasitas di bawah 100 Wh.
Segala jenis senjata, termasuk senjata mainan yang menyerupai aslinya, juga dilarang demi keamanan bersama.
Benda lain yang berpotensi membahayakan seperti tongkat berujung tajam atau payung runcing tidak diizinkan.
Alat komunikasi tertentu seperti radio HT serta tas dengan alarm juga dilarang dibawa.
Mematuhi aturan ini akan membantu memperlancar proses pengecekan keamanan di gerbang keberangkatan.
Meskipun banyak pembatasan, pihak bandara tetap memberikan toleransi untuk beberapa jenis benda tertentu.
Obat-obatan pribadi diperbolehkan dibawa selama menyertakan resep atau dokumen medis pendukung.
Makanan dan minuman bayi dalam jumlah wajar juga diizinkan untuk keperluan selama penerbangan.
Perlengkapan elektronik pribadi seperti laptop dan ponsel tetap boleh dibawa oleh para jamaah.
Kepatuhan terhadap aturan ini tidak hanya menjaga keselamatan, tetapi juga menciptakan ketertiban perjalanan ibadah.
Jemaah diharapkan dapat bekerja sama agar seluruh rangkaian keberangkatan berjalan penuh keberkahan dan kelancaran.
Utamakan keselamatan penerbangan agar fokus ibadah haji tetap terjaga dengan baik dan nyaman.
“Dengan mematuhi ketentuan ini, Anda membantu menciptakan perjalanan yang lebih tertib dan nyaman bagi seluruh jamaah,” tulis akun @bandarakalimarau. (*)
