BERAU TERKINI – Kemenhaj memastikan ibadah haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal.

Kementerian Haji dan Umrah atau Kemenhaj memberikan penjelasan soal jadwal keberangkatan jemaah haji.

Menurut Menhaj Mochamad Irfan Yusuf, berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan kloter pertama jemaah haji bisa diberangkatan pada bulan April ini.

Menurutnya proses keberangkatan jemaah haji asal Indonesia akan berangsur hingga bulan Mei mendatang.

Pesawat Saudi Arabian Airlines yang mengangkut jemaah haji Indonesia mendapat ancaman bom saat masih berada di udara. (Beritasatu.com/Agung Dharma Putra)
Pesawat Saudi Arabian Airlines yang mengangkut jemaah haji Indonesia mendapat ancaman bom saat masih berada di udara. (Beritasatu.com/Agung Dharma Putra)

“Keberangkatan diharapkan tanggal 22 April sampai nanti yang terakhir 21 Mei,” ujar Mochamad Irfan Yusuf dikutip dari laporan CNN Indonesia.

“Puncak haji diperkirakan tanggal 25-26 April di Arafah, kemudian operasi pemulangan haji dimulai tanggal 1 Juni dan Insyaallah berakhir pada 1 Juli 2026,” jelasnya.

Menurut Mochamad Irfan Yusuf, persiapan di tanah suci atau di Arab Saudi untuk jemaah haji asal Indonesia sudah mendekati 100 persen.

Persiapan itu mencakup layanan konsumsi, kesiapan transportasi hingga lokasi penginapan jemaah haji termasuk fasilitas layanan kesehatan.

“Persiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh operasional pelayanan haji. Akomodasi jemaah di Mekah meliputi 177 hotel, di Madinah ada 100 hotel,” jelasnya.

“Layanan konsumsi di Makkah ada 51 dapur, di Madinah ada 23 dapur. Transportasi jemaah juga sudah kami persiapkan. Untuk kesehatan kami didukung dengan 40 klinik kesehatan di Mekah dan lima klinik kesehatan di Madinah,” ucapnya.