BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah calon haji.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, secara resmi melepas 215 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Berau yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 Embarkasi Balikpapan di Aula Jabal Nur Asrama Haji Balikpapan, Sabtu (16/5/2026).
Gamalis menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dari tahun ke tahun.
Mulai dari bimbingan manasik, pendampingan petugas haji daerah, layanan kesehatan, proses keberangkatan hingga penjemputan kembali ke tanah air menjadi perhatian serius Pemkab Berau.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jemaah selalu diberi kesehatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga niat dan fokus menjalankan ibadah selama berada di Tanah Suci.
Menurutnya, tekad dan semangat yang kuat akan membantu jemaah menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.
“Saya juga mengingatkan kebersamaan sangat penting. Jemaah yang lebih muda diharapkan sigap membantu yang lebih tua agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan baik dan lancar,” katanya.
Selain itu, Gamalis menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik mengingat cuaca di Arab Saudi jauh berbeda dengan Indonesia.
Jemaah diminta disiplin menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pembimbing haji.
“Persiapkan fisik dengan baik, jaga kesehatan dan stamina karena kondisi cuaca di sana cukup berbeda. Laksanakan ibadah sesuai tuntunan yang telah dipelajari dan ikuti petunjuk pembimbing agar ibadah berjalan tertib dan sempurna,” pesannya.
Usai melepas keberangkatan jemaah, Gamalis juga menyempatkan diri mengunjungi salah satu calon jemaah haji bernama Sundari yang untuk sementara belum dapat berangkat karena kondisi kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan motivasi dan penguatan emosional kepada calon jemaah tersebut agar tetap sabar dan ikhlas menerima ketentuan Allah SWT.
Kehadiran Gamalis menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah, tidak hanya kepada jamaah yang berangkat, tetapi juga kepada warga yang harus menunda keberangkatan akibat kondisi kesehatan. (*)

