BERAU TERKINI – Korban meninggal dunia Siti Nuripah (51) dan putrinya atas kejadian kecelakaan maut di Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road II), Samarinda Kaltim, dimakamkan berdampingan.
Kedua korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslimin Lempake.
Suasana penuh haru menyelimuti rumah duka pada malam pemulasaran, di Jalan Kapur 2, Lempake, Samarinda.
Kedua korban dikenal sebagai orang yang baik dilingkungannya.
Mendiang Siti Nuripah dikenal sebagai seorang Kepala Paud, Bunga Tanjung, Samarinda.
Sementara sang anak Vika Purnama Wulandari, bekerja sebagai fisioterapis di PKBI Samarinda.
Ketua RT setempat, Hartono, menyebut keduanya sebagai sosok yang aktif dan memiliki kedekatan kuat dengan warganya.
Kepergian mereka meninggalkan duka mendalam bagi lingkungan sekitar.
“Beliau orang baik dan aktif. Warga sangat kehilangan,” kata Hartono dalam laporan Ayo Kaltim.

Sebelum kecelakaan terjadi, keduanya diketahui baru saja pulang dari menjalani terapi.
Insiden nahas itu terjadi sekitar siang hari di kawasan Ring Road II.
Kondisi jenazah yang mengalami luka berat membuat proses pemulasaran berlangsung dengan penuh kehati-hatian.
Meski demikian, seluruh tahapan tetap dilakukan hingga jenazah disalatkan.
Semalam, kedua jenazah dimakamkan berdampingan di TPU Lempake, diiringi isak tangis keluarga serta warga yang mengantar ke peristirahatannya yang terakhir.
Diketahui, kecelakaan maut tersebut melibatkan sepeda motor yang ditumpangi korban dengan sebuah truk kontainer.
Keduanya dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, setelah terperosok di kolong truk.
Kini polisi menahan tersangka sopir truk kontainer untuk memberikan keterangan lebih lanjut di Polresta Samarinda.

