BERAU TERKINI – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud (Harum), bergerak cepat merespons kebutuhan infrastruktur krusial bagi kemajuan sepak bola Benua Etam.
Menatap sepak terjang Borneo FC di kompetisi antarklub Asia (AFC/AFF) yang sudah di depan mata, orang nomor satu di Kaltim ini menargetkan pembenahan lampu Stadion Segiri Samarinda harus rampung pada Juli 2026 mendatang.
Komitmen besar ini dilemparkan Gubernur Rudy saat menghadiri acara Nonton Bareng (Nobar) laga tandang Pesut Etam melawan Persijap Jepara di Auditorium Hotel Claro Pandurata, Samarinda, Ahad (17/5/2026) malam.
Mengenakan kaos Oranye kebanggaan kesebelasan Kota Tepian, Gubernur Harum membaur secara lesehan bersama ratusan Pusamania.
Meski laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini tersebut berakhir imbang tanpa gol (0-0), atmosfer kebanggaan tetap membuncah.
Pasalnya, Borneo FC sukses mengunci status sebagai runner-up BRI Super League musim 2025/2026 sekaligus mengamankan tiket ke kompetisi Asia.
“Tapi kita tetap tampil di liga Asia ya,” ucap Rudy Mas’ud dengan senyum bangga mengapresiasi perjuangan skuad Pesut Etam.

Momentum emas berlaga di Asia ini langsung direspons dengan evaluasi infrastruktur.
Di sela-sela waktu rehat pertandingan, salah seorang suporter bernama Mario menyampaikan aspirasinya. Ia memohon agar sistem pencahayaan di Stadion Segiri segera dibenahi.
Saat ini, stadion yang menjadi markas Borneo FC sejak berdiri tahun 1994 tersebut baru memiliki kapasitas pencahayaan sekitar 900 lux.
Angka ini dinilai nanggung; meski sudah melewati standar minimal liga domestik di atas 800 lux, daya tersebut masih berada di bawah standar ketat regulasi internasional (AFC/AFF) yang mewajibkan pencahayaan minimal 1.200 lux untuk menggelar laga level Asia.
Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat kendala teknis ini.
Ia menjanjikan koordinasi kilat dengan instansi terkait agar proses renovasi lampu bisa dikejar dalam waktu dekat.
“Lampu segera kita benahin, segera ya. Nanti teknisnya kita atur bagaimana Stadion Segiri bisa digunakan Borneo FC untuk liga Asia pada Juli nanti,” tegasnya mantap.
Siapkan Fasilitas Nobar Tetap untuk Pusamania
Tak hanya memberikan garansi perbaikan fasilitas stadion, Gubernur Harum juga membawa angin segar bagi komunitas suporter.
Ia berharap Auditorium Sempaja (eks Hotel Atlet) yang berada di Kompleks GOR Kadrie Oening—lokasi nobar malam itu—dapat dijadikan wadah resmi bagi Pusamania untuk menggelar nobar setiap kali Borneo FC melakoni laga tandang.
“Mudah-mudahan setiap Borneo FC tandang ke kota lain, tempat ini bisa kita gunakan nobar, setuju?” pungkas Rudy Mas’ud, yang langsung disambut dengan pekikan “setuju” dan gemuruh tepuk tangan dari ratusan suporter yang hadir.
Dengan target rampung pada Juli mendatang, Pemerintah Provinsi Kaltim kini berpacu dengan waktu.
Langkah ini diharapkan mampu memastikan Borneo FC tidak perlu mengungsi dan bisa menjamu klub-klub elite Asia di rumah mereka sendiri, Stadion Segiri Samarinda.
