BERAU TERKINI – Polsek Samarinda Kota membongkar sindikat penjualan tiket palsu dalam laga El Clasico Persija vs Persib, di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim beberapa waktu lalu.
Setidaknya empat orang pria berinisial AR (24), RRLOS (24), I (45), dan UA (42) diamankan dalam sindikat tersebut.
Terbongkarnya kasus ini bermula, saat Polsek Samarinda Kota mendapatkan laporan dari beberapa orang korban penipuan tiket palsu tersebut.
Dengan keluhan, tak dapat masuk ke stadion lantaran kode khusus tiket tak dapat direkam oleh alat yang dimiliki oleh panitia.
Tiket tersebut didapatkan melalui tersangka di lokasi pertandingan alias tiket on the spot.
Walhasil, korban pun tak dapat masuk stadion dan harus melewatkan laga dengan rasa kecewa lantaran tak dapat menonton laga secara langsung.
“Dari laporan itu, tim melakukan identifikasi dan memburu tersangka,” kata Kapolsek Samarinda Kota Kompol IGN Adi Suarmita, dalam siaran persnya.

Dalam melancarkan aksinya, para pelaku membeli tiket resmi sebanyak satu buah seharga Rp80 ribu.
Dari satu tiket itu, pelaku lalu melakukan penggandaan tiket dengan barcode yang sama.
Sebanyak 170 tiket berhasil dicetak.
Tiket tersebut dijual dengan harga yang bervariasi tergantung minat dari setiap pembeli.
“Tiket asli dipindai lalu dicetak ulang dan diedarkan kepada masyarakat dengan harga bervariasi memanfaatkan tingginya antusiasme pertandingan,” jelas Kapolsek.
Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 48 lembar tiket palsu, empat unit handphone, serta sejumlah uang tunai hasil penjualan tiket palsu.
Saat ini para tersangka telah diamankan di Polsek Samarinda Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 492 Jo Pasal 20 huruf c KUHPidana, dengan ancaman kurungan penjara selama empat tahun.
