BERAU TERKINI – Pemprov Kaltim kembali membuka pendaftaran program subsidi pendidikan Gratispol pada tahun ini.
Pendaftaran tersebut dibuka selama satu setengah bulan ke depan, alias ditutup pada 30 Juni 2026 nanti.
Program prioritas Pemprov Kaltim ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi bagi para lulusan SMA sederajat di Kaltim.
“Mungkin kondisi tersebut akan terlihat hasilnya pada lima tahun ke depan,” ucap Sekprov Kaltim Sri Wahyuni, dalam siaran resmi Pemprov Kaltim.
Dia meminta universitas negeri maupun swasta yang menjadi mitra Pemprov Kaltim dalam program tersebut, agar memberikan informasi secara terbuka.
Agar informasi dapat dibaca dan diikuti oleh mahasiswa yang aktif saat ini.
“Mohon disampaikan kepada semua mahasiswanya,” pesannya.

Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim Dasmiah menjelaskan data pendaftar pada 2025 mencapai 24.889 orang pendaftar.
Sementara yang mendaftarkan diri pada 2026 baru mencapai 53.643 mahasiswa dari target 124.045 orang.
“Kita minta setiap kampus ada komitmen memastikan pendaftaran mahasiswa di website. Batas pendaftaran sampai 30 Juni 2026,” jelasnya.
Sementara, batas peningkatan UKT mahasiswa diberikan 10 persen untuk perguruan tinggi yang memiliki lebih dari seribu mahasiswa dan 20 persen yang kurang dari seribu mahasiswa.
Selain itu, kerja sama antara Pemprov Kaltim dan kampus wajib terjalin untuk sama-sama berkomitmen dalam mewujudkan kesuksesan Program Gratispol sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.
Pemprov Kaltim juga meminta kampus dan Tim IT TP2G agar membuat link pendaftaran Gratispol pada website ketika pengurusan KRS di perguruan tinggi.
Pihaknya berharap kampus dapat membuat ruang khusus di informasi digital, khusus terkait program gratispol.
“Termasuk, kampus harus berkomitmen dalam mempercepat refund ke mahasiswa yang terlanjur dipungut UKTnya,” harap Dasmiah.
