BERAU TERKINI – Nama Menag Nasaruddin Umar disebut berpeluang menjadi Calon Ketum PBNU.

PBNU bakal menggelar Muktamar pada Agustus 2026 ini. Agenda Muktamar adalah pemilihan Ketum PBNU hingga Rais Aam PBNU.

Sejumlah nama tokoh dan kyai PBNU pun disebut akan maju sebagai calon Ketum atau Caketum PBNU.

Dilansir laporan CNN Indonesia, Sekjen PBNU yang juga Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan sejumlah nama tokoh yang berpeluang menjadi Caketum PBNU.

Menurut Gus Ipul, nama Nasaruddin Umar yang kini menjabat Menag berpeluang maju sebagai Caketum PBNU pada Muktamar mendatang.

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Instagram/@nahdlatululama)
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Instagram/@nahdlatululama)

Alasannya Nasaruddin Umar pernah menjabat sebagai Katib Aam PBNU.

Gus Ipul menjelaskan posisi Ketum PBNU kerap dijabat oleh tokoh yang sebelumnya menjabat Katim Aam PBNU.

“Salah satu yang berpotensi ya, kalau bicara itu salah satu yang berpotensi karena Pak Nasaruddin Umar juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya,” kata Saifullah Yusuf dikutip dari laporan CNN Indonesia.

“Gus Yahya dulu juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Kiai Said kalau enggak salah sebelumnya juga pernah jadi Katib Aam. Jadi semuanya sebenernya punya potensi, punya potensi, tinggal berkenan apa nggak,” tambahnya.

Lebih jauh, Gus Ipul menyampaikan cukup banyak tokoh di PBNU yang berpotensi dan memenuhi kualifikasi untuk maju sebagai Caketum.

Pertemuan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU (X/@YahyaCStaquf)
Pertemuan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU (X/@YahyaCStaquf)

Meski demikian, dirinya tak menyampaikan nama-nama tokoh PBNU lainnya yang berpeluang maju.

“Banyak sekali yang saya kira siap untuk menjadi ketua umum memiliki kriteria yang cukup,” jelasnya.

Diketahui Muktamar PBNU digelar dalam rangka pemilihan Ketum PBNU, Muktmar dilakukan usai konflik kepengurusan PBNU yang terjadi pada tahun lalu.

Saat itu kubu Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya berkonflik dengan Rais Aam PBNU KH Miftakhul Akhyar.

Konflik itu pun berakhir dengan islah atau kesepakatan damai, dan salah satu kesepakatannya adalah menggelar Muktamar.