BERAU TERKINI – Polresta Samarinda mengeluarkan imbauan kepada para fans Persija dan Persib untuk tak nonton langsung laga di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim.

Hal ini menjaga agar para Viking dan Bobotoh (fans fanatis kedua klub) tak berkonflik di laga bertajuk El Clasico ini.

Imbauan larangan menonton laga secara langsung itu merupakan keputusan dari penyelenggara BRI Super League.

Dalam unggahan di akun instagram @polrestasamarinda, polisi mengajak setiap penikmat sepakbola tanah air untuk saling menjaga sportivitas dan keamanan selama laga berlangsung.

“Ini demi menjaga situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif,” tulis akun tersebut.

Imbauan Polresta Samarinda, jelang laga Persija vs Persib di Stadion Segiri Samarinda. (instagram/@polrestasamarinda)
Imbauan Polresta Samarinda, jelang laga Persija vs Persib di Stadion Segiri Samarinda. (instagram/@polrestasamarinda)

Sementara itu, dipilihnya laga El Clasico-nya Indonesia di Samarinda tersebut, lantaran di Jakarta sedang dalam situasi tak kondusif.

Menukil laporan Detik, Dirut I League Ferry Paulus, lantaran penyelenggara mendapatkan masukan dari polisi bahwa Jakarta masih dalam masa rawan.

“Karena ada rentetan aksi yang digelar di Jakarta, termasuk May Day (hari buruh),” terang Ferry.

Di Samarinda sendiri juga sempat terjadi aksi besar-besaran terhadap Pemprov Kaltim pada 21 April serta 4 Mei lalu.

Namun, polisi dan penyelenggara meyakini situasinya kini sudah lebih kondusif dibandingkan di Jakarta.

Ferry menambahkan, laga Persija vs Persib tetap dapat dihadiri oleh penonton. Namun, penonton yang datang hanya penonton tim tuan rumah, dalam hal ini Persija.

“Suporter tamu tetap dilarang. Sama seperti kejadian-kejadian atau pertandingan-pertandingan sebelumnya. Suporter tamunya tetap dilarang,” tutupnya.