BERAU TERKINI – Aparat kepolisian hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian dan penikaman kepada warga di Jalan Bujangga, Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, Selasa (28/4/2026) malam.
Pelaku yang identitasnya belum diketahui itu, diduga hendak melakukan aksi pencurian sebelum menikam korban bernama Ramli (56) di dalam rumahnya sekitar pukul 20.15 WITA.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka tusuk dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Abdul Rivai.
Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, melalui Kasubsipenmas Iptu Muhammad Kasim Kahar mengatakan, polisi langsung mendatangi lokasi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai menerima laporan dari warga.

“Pelaku sempat dikejar sambil diteriaki pembunuh, tetapi berhasil kabur. Saat ini identitas pelaku masih dalam penyelidikan dan anggota masih melakukan pengejaran,” ujar Kasim, Rabu (29/4/2026).
Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan satu bilah badik yang diduga digunakan pelaku untuk menikam korban.
Selain itu, pakaian korban dan sejumlah barang lain turut diamankan sebagai barang bukti.
Polisi menduga kasus tersebut mengarah pada tindak pidana pencurian dengan pemberatan, lantaran pelaku diduga masuk ke rumah korban pada malam hari melalui jendela yang dibuka secara paksa.
Meski demikian, penyidik masih mendalami kemungkinan motif lain.
“Kami juga tidak menutup kemungkinan adanya motif pribadi atau persoalan sebelumnya antara korban dan pelaku. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan,” katanya.
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 20.00 WITA korban bersama istrinya, Ida (49), sedang beristirahat di dalam kamar.
Tak lama kemudian mereka mendengar suara mencurigakan dari arah jendela rumah.
Saat dicek, jendela yang sebelumnya terkunci ternyata sudah terbuka.
Korban kemudian curiga ada pelaku pencurian yang masuk ke dalam rumah.
“Kayaknya ada maling ini de, jendela tebuka ini,” ujar Kasim menirukan keterangan korban.
Namun saat memasuki kamar tersebut, korban tiba-tiba dipiting dari belakang oleh pelaku dan langsung ditikam berulang kali menggunakan senjata tajam jenis badik.
Dalam kondisi terluka, korban sempat berteriak meminta istrinya tidak mendekat.
“Saat kejadian itu, korban berteriak kepada istrinya, De, jangan ke sini… aku ditikam,” tirunya lagi.
Bukannya mengamankan diri, sang istri justru berusaha menolong dengan menarik dan memukul pelaku.
Namun pelaku berhasil melarikan diri melalui pintu depan rumah menuju arah Jalan Prapatan I.
“Pelaku sempat dikejar sambil diteriaki ‘pembunuh’, tetapi berhasil kabur. Saat ini identitas pelaku masih dalam penyelidikan dan anggota masih melakukan pengejaran,” jelas Kasim.
Saksi lainnya, Fauziah (31), mengaku sempat melihat seorang pria tak dikenal berjalan cepat ke arah samping rumah, sebelum mendengar teriakan minta tolong dari istri korban. (*)
