BERAU TERKINI – Kementerian ESDM menyebut penyesuaian harga BBM Nonsubsidi imbas kenaikan harga minyak dunia.

Pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM buka suara soal harga BBM Nonsubsidi di Indonesia.

Menurut Wamen ESDM Yuliot Tanjung harga BBM Nonsubsidi berpeluang naik pada bulan depan.

Kenaikan itu tidak lepas dari kenaikan harga minyak dunia yang masih fluktuatif imbas kondisi geopolitik.

Dilansir laporan detikFinance, kenaikan harga BBM Nonsubsidi akan melihat perkembangan harga pasar.

Ratusan warga yang sedang antre BBM di SPBU Bujangga, Senin (21/9/2026). (Adrikni/BT)
Ratusan warga yang sedang antre BBM di SPBU Bujangga, Senin (21/9/2026). (Adrikni/BT)

“Kalau yang ini non-subsidi ini akan menyesuaikan dengan harga pasar,” kata Yuliot Tanjung dikutip dari laporan detikFinance.

“Jadi ini yang kita lihat rata-rata dalam 1 bulan kira-kira berapa penyesuaian kira-kira berapa,” tambahnya.

Meski harga BBM Nonsubsidi seperti Pertamax hingga Dexlite berpeluang naik, namun Kementerian ESDM menegaskan harga BBM Bersubsidi seperti Pertalite belum akan naik.

Pihaknya memastikan harga BBM Bersubsidi tak akan dinaikan hingga akhir tahun 2026.

“Jadi kalau untuk Pertalite yang disampaikan sama Pak Menteri sampai dengan akhir tahun kita mempertahankan,” ujarnya.

“Ini tidak ada kenaikan untuk Pertalite, untuk subsidi,” jelasnya.