BERAU TERKINI – Pemandangan antrean panjang kendaraan roda empat kembali mengular di sekitar SPBU Bujangga, Tanjung Redeb.
Para pengendara terpaksa mengantre hingga berjam-jam demi mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM), sekaligus memicu kepadatan lalu lintas di kawasan Jalan RAK Santoso hingga area Jembatan Bujangga.
Kondisi ini dikeluhkan pengguna jalan karena penumpukan kendaraan kerap menimbulkan risiko kemacetan di jam-jam padat.
Namun, bagi para pengantre BBM, kondisi tersebut seolah sudah menjadi rutinitas wajib.

Salah seorang pengendara asal Kecamatan Segah, Sarita, mengaku rutin mengantre seminggu sekali untuk mengisi Pertalite hingga Rp400 ribu.
Ia kerap berpindah-pindah mencari SPBU yang antreannya relatif lebih pendek, seperti di Jalan Rawa Indah (Kilometer 5).
“Kadang di sini, kadang di Kilo 5, tiap minggu saya mengantre. Balik lagi hari minggu besok,” ujar Sarita kepada Berauterkini, Sabtu (8/8/2026).
Meski memakan waktu lama, Sarita mengaku pasrah dan terbiasa dengan kondisi tersebut.
“Akhirnya jadi biasa, kalau enggak gini kita kapan dapatnya,” katanya.
Seorang pedagang di sekitar lokasi menuturkan, antrean mengular biasanya terjadi saat pengendara menunggu kedatangan truk tangki hingga proses pembongkaran BBM selesai.
“Nunggu solar, nunggu tangki masuk, belum bongkarnya lagi. Bisa nunggu lama tergantung mana yang perlu itu kan,” tuturnya. (*)
