BERAU TERKINI – Kerajinan berbahan rotan menjadi salah satu produk unggulan yang menarik perhatian Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat meninjau stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau dalam rangkaian kegiatan pameran foto 73 Tahun Berau Dalam Gambar, Kamis (29/10/2026).

Dalam kunjungannya, Sri Juniarsih melihat langsung beragam produk kerajinan rotan yang dipajang di stan Dekranasda. 

Produk-produk tersebut menampilkan kreativitas perajin lokal dalam mengolah bahan alam menjadi kerajinan yang memiliki nilai guna sekaligus nilai estetika.

Kerajinan rotan merupakan salah satu bentuk potensi industri kerajinan daerah yang dapat terus dikembangkan.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat meninjau stan Dekranasda Berau di Pameran Foto 73 Tahun Berau Dalam Gambar di Story Mount Cafe, Kamis (29/10/2026).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat meninjau stan Dekranasda Berau di Pameran Foto 73 Tahun Berau Dalam Gambar di Story Mount Cafe, Kamis (29/10/2026).

Selain memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari, produk berbahan rotan juga menawarkan karakter khas melalui tekstur alami dan keterampilan tangan para perajin.

Kehadiran produk tersebut di stan Dekranasda menjadi bagian dari upaya memperkenalkan hasil karya pelaku industri kecil dan menengah (IKM) Berau kepada masyarakat luas.

“Melalui kegiatan pameran, produk kerajinan lokal mendapatkan ruang promosi untuk menjangkau konsumen yang lebih beragam itu sangat bagus,” ucapnya.

Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para perajin untuk memperkenalkan kualitas, kreativitas, dan keunikan produk yang dihasilkan.

Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pengembangan potensi ekonomi kreatif daerah, termasuk sektor kerajinan yang melibatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat.

Dukungan promosi melalui pameran diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal.

“Ini menjadi bentuk perhatian terhadap keberadaan produk kerajinan daerah yang berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari identitas dan daya tarik ekonomi kreatif Bumi Batiwakkal,” tutupnya. (*/Adv)