BERAU TERKINI – Presiden Prabowo menyinggung soal Marsinah dan pengesahan UU PRT di peringatan hari buruh atau May Day.

Peringatan hari buruh di Jakarta dilaksanakan di Monas, Jumat (1/5/2026).

Massa buruh yang tergabung dalam berbagai organisasi hadir dalam peringatan hari buruh yang turut dihadiri oleh Presiden Prabowo.

Di hadapan massa buruh, Presiden Prabowo menyinggung soal penetapan tokoh aktivis buruh yakni Marsinah sebagai pahlawan nasional.

Peringatan hari buruh atau May Day di Monas Jakarta (YouTube/BPMI Setpres)
Peringatan hari buruh atau May Day di Monas Jakarta (YouTube/BPMI Setpres)

“Kita telah menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional dan saya akan meresmikan Museum Marsinah,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari YouTube BPMI Setpres.

Presiden Prabowo turut menyinggung soal penetapan RUU PRT menjadi UU PRT yang disahkan pada April 2026 lalu.

Menurut Presiden Prabowo pengesahan UU PRT merupakan keberhasilan bersama atas perjuangan para buruh.

“Kita telah mensahkan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, kalau tidak salah ini perjuangan lama, perjuangan 22 tahun bahkan selama republik berdiri belum ada Undang-undang perlindungan,” jelasnya.

Presiden Prabowo di hari buruh atau May Day (YouTube/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo di hari buruh atau May Day (YouTube/BPMI Setpres)

Lebih jauh, Presiden Prabowo mengaku merasa terhormat bisa hadir dalam perayaan hari buruh atau May Day.

Dirinya bertekad untuk mensejahterakan buruh dan kaum pekerja, dan menjadi prioritas utama pemerintahannya.

“Saya merasa jadi presiden karena dukungan kaum buruh, kaum tani, kaum nelayan, kaum pekerja, dan saya bertekad, saya berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

“Terutama untuk mereka mereka yang hidupnya masiuh sulit, itu tugas pemerintah yang saya pimpin,” ucapnya.