BERAU TERKINI – Kelompok massa buruh terpecah dalam merayakan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei esok.

Setiap tanggal 1 May dirayakan sebagai May Day atau Hari Buruh Sedunia.

Para buruh merayakan hari buruh dengan berbagai cara termasuk melakukan aksi demonstrasi.

Menariknya pada hari May Day besok Jumat (1/5/2026) terdapat dua lokasi konsentrasi massa aksi buruh di Jakarta.

Ada yang tergabung dalam aksi di DPR RI, namun ada juga yang memilih ikut menghadiri perayaan May Day bersama Presiden Prabowo di Monas.

Untuk massa buruh di DPR RI akan dihadiri oleh konfederasi KASBI dan aliansi gerakan buruh bersama rakyat atau Gebrak.

Sementara untuk perayaan May Day di Monas akan dihadiri oleh KSPSI dan KSPI dan juga Ketum Partai Buruh Said Iqbal.

Presiden Prabowo saat menghadiri hari buruh atau May Day 1 Mei 2025 (YouTube/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo saat menghadiri hari buruh atau May Day 1 Mei 2025 (YouTube/BPMI Setpres)

Dalam acara di Monas perayaan hari buruh bertajuk May Day Fiesta dan akan dihadiri oleh Presiden Prabowo.

Kehadiran Presiden Prabowo bakal menjadi kali kedua sejak hadir di perayaan hari buruh pada 1 Mei 2025 lalu.

Dilansir laporan CNN Indonesia, Ketum Konfederasi KASBI Sunarto menjelaskan alasan organisasinya tidak menghadiri perayaan May Day di Monas.

Menurutnya, acara May Day di Monas atau May Day Fiesta sarat dengan kepentingan kekuasaan dan pengusaha.

“KASBI dan Aliansi GEBRAK tidak bergabung ke acara May Day Fiesta di Monas bareng Presiden karena kondisi perburuhan secara riil memang masih sangat memprihatinkan,” ujar Sunarto dikutip dari laporan CNN Indonesia.

“Di mana jaminan kepastian kerja atau status hubungan kerja buruh justru masuk dalam skema labour market fleksibility, yaitu sistem kerja yang memberikan kelonggaran atas pemenuhan hak-hak normatif kaum buruh, atau sistem kerja yang mengarah pada informalisasi tenaga kerja,” tambahnya.