BERAU TERKINI – Presiden Prabowo meminta potongan fee dari pihak aplikator diturunkan.

Presiden Prabowo menyampaikan orasi di hadapan buruh pada peringatan hari buruh atau May Day.

Peringatan May Day pada Jumat (1/5/2026) dihadiri oleh berbagai organisasi buruh.

Dalam peringatan itu, Presiden Prabowo menyinggung soal pekerja ojek online atau ojol.

Presiden Prabowo menyoroti pembagian upah yang tak adil antara pengusaha aplikator dengan mitra driver atau ojol.

Presiden Prabowo di hari buruh atau May Day (YouTube/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo di hari buruh atau May Day (YouTube/BPMI Setpres)

“Ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya tiap hari, ojol aplikator perusahaan minta disetor 20 persen,” kata Presiden Prabowo dikutip dari YouTube BPMI Setpres.

Menurut Presiden Prabowo potongan fee dari aplikator kepada mitra driver atau ojol seharusnya diturunkan.

Dari semula potongan sebesar 20 persen menjadi di bawah 10 persen.

Pengemudi ojol saat hadiri open house Istana momen Lebaran 2025 (YouTube/BPMI Setpres)
Pengemudi ojol saat hadiri open house Istana momen Lebaran 2025 (YouTube/BPMI Setpres)

“Gimana ojol setuju 20 persen? bagaimana 15 persen? berapa? 10 kalian minta 10 persen?. Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen, harus di bawah 10 persen,” ujarnya.

“Enak aje, lu yang keringatan dia yang dapat duit, sorry aje, kalau tidak mau tidak usah berusaha di Indonesia,” tegasnya.

Singgung Marsinah dan UU PRT

Sebelumnya diberitakan, peringatan hari buruh di Jakarta dilaksanakan di Monas, Jumat (1/5/2026).

Massa buruh yang tergabung dalam berbagai organisasi hadir dalam peringatan hari buruh yang turut dihadiri oleh Presiden Prabowo.

Di hadapan massa buruh, Presiden Prabowo menyinggung soal penetapan tokoh aktivis buruh yakni Marsinah sebagai pahlawan.

“Kita telah menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional dan saya akan meresmikan Museum Marsinah,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari YouTube BPMI Setpres.

Presiden Prabowo turut menyinggung soal penetapan RUU PRT menjadi UU PRT yang disahkan pada April 2026 lalu.

Menurut Presiden Prabowo pengesahan UU PRT merupakan keberhasilan bersama atas perjuangan para buruh.

Peringatan hari buruh atau May Day di Monas Jakarta (YouTube/BPMI Setpres)
Peringatan hari buruh atau May Day di Monas Jakarta (YouTube/BPMI Setpres)

“Kita telah mensahkan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, kalau tidak salah ini perjuangan lama, perjuangan 22 tahun bahkan selama republik berdiri belum ada Undang-undang perlindungan,” jelasnya.

Lebih jauh, Presiden Prabowo mengaku merasa terhormat bisa hadir dalam perayaan hari buruh atau May Day.

Dirinya bertekad untuk mensejahterakan buruh dan kaum pekerja, dan menjadi prioritas utama pemerintahannya.

“Saya merasa jadi presiden karena dukungan kaum buruh, kaum tani, kaum nelayan, kaum pekerja, dan saya bertekad, saya berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

“Terutama untuk mereka mereka yang hidupnya masiuh sulit, itu tugas pemerintah yang saya pimpin,” ucapnya.