BERAU TERKINI – Tren gadai emas di Pegadaian Tanjung Redeb cenderung stabil, tak dipengaruhi fluktuasi harga emas.

Gadai emas menjadi alternatif masyarakat di kondisi ekonomi saat ini karena nilai emas yang menjanjikan.

Manajer Bisnis Pegadaian Tanjung Redeb, Muhammad Fathurrahman, mengatakan masyarakat memerlukan emas untuk digadai dengan kondisi tertentu, seperti untuk modal yang perlu dikeluarkan.

“Kalau tren gadai sampai sekarang masih stabil,” jelasnya kepada Berauterkini, Jumat (7/8/2026).

“Karena untuk gadai sendiri itu dia ekonomi turun, orang-orang perlu emas di gadai untuk modal yang perlu dikeluarkan,” tambahnya.

Ia mengatakan tren gadai emas yang stabil tidak dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas yang naik turun.

Koleksi emas di Pegadaian Tanjung Redeb. (Adrikni/BT)
Koleksi emas di Pegadaian Tanjung Redeb. (Adrikni/BT)

Menurutnya, momen orang menggadaikan emas ketika memasuki waktu sekolah serta momen hari raya keagamaan karena kebutuhan belanja yang tinggi.

“Jadi misalnya ekonomi lagi tinggi, mereka juga perlu modal untuk belanja-belanja barang-barang kebutuhan yang mungkin mau dibeli orang-orang,” tambahnya.

Muhammad Fathurrahman juga menjelaskan bahwa setiap harinya pegadaian didatangi oleh nasabah gadai tebus atau gadai pelunasan.

Namun kebanyakan gadai masih lebih tinggi dibanding pelunasan untuk persentasenya.

“Mereka sesuai kebutuhannya aja, karena gadai ini kan fleksibel ya ada yang butuh modal, ada yang butuh untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.