BERAU TERKINI – Nasib buruk terjadi di Leicester City satu dekade usai juara Liga Inggris kini malah degradasi ke divisi tiga.

Leicester City sempat menjadi penguasa Liga Inggris pada musim 2015/2016 lalu.

Kalau itu klub asuhan Claudio Ranieri berhasil mengalahkan Arsenal, Tottenham Hotspur hingga Manchester City di perebutan trofi Liga Inggris.

Namun satu dekade kemudian nasib buruk justru menimpa Leicester City.

Usai hasil imbang melawan Hull City di Championship atau kasta kedua Liga Inggris, Leicester City dipastikan harus relegasi.

Hal itu didapat usai Leicester City berada di posisi 23 di klasemen Championship.

Kini Leicester City terpaksa bermain di Nations League atau divisi ketiga dari kasta Liga Inggris.

Pemilik Leicester City pun menyampaikan permintaan maaf kepada para fans atas hasil buruk tim berjuluk The Foxes itu.

“Kepada para fans, kita kini telah pasti terdegradasi, sebagai pemilik saya bertanggung jawab atas hal buruk ini,” tulis keterangan resmi pemilik Leicester City.

“Saya sungguh meminta maaf atas kekecewaan dari hasil ini,” tambahnya.

Pihak pemilik pun berharap para fans masih dapat mendukung klub tercinta dan berupaya supaya Leicester City segera promosi.

“Fokus kami sekarang adalah bekerja keras, dan target kami jelas, kami ingin membawa klub ini tetap maju,” jelasnya.