BERAU TERKINI – Kemenko Infra berencana mengembangkan jaringan kereta api di luar Pulau Jawa.
Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menjelaskan rencana pemerintah pusat dalam meningkatkan jaringan kereta api.
Fokus pembangunan jaringan rel kereta api baru nantinya akan ditekankan di luar Pulau Jawa.
Di antaranya pembangunan dan reaktivasi jaringan rel di Sumatera, pembangunan di Sulawesi dan Kalimantan.
Diharapkan nantinya pembangunan jaringan rel kereta api Trans Sumatera, Trans Sulawesi hingga Trans Kalimantan bisa terwujud.

Menurut AHY pembangunan berbasis rel memiliki sejumlah keunggulan mulai dari efisiensi hingga rendah emisi karbon.
“Kereta antar kota, kereta antar provinsi, tapi juga sekali lagi kereta yang bisa meningkatkan produktivitas berbagai daerah karena kita bisa menurunkan biaya transportasi logistik,” jelas AHY dikutip dari Laporan Liputan 6.
“Selain kereta bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tapi juga secara khusus bisa mengurangi emisi karbon,” tambahnya.
Meski demikian, Menko Infra AHY menyadari bahwa pembangunan jaringan rel kereta api tak murah.
Dia menyebut dibutuhkan dana hingga ribuan triliun untuk membangun 14.000 jaringan rel kereta api di seluruh wilayah Indonesia.
Lebih jauh untuk di Kalimantan pembangunan jaringan rel kereta diprediksi akan diutamakan untuk kereta logistik.

Di mana berdasarkan Permenko No.16 tahun 2025 tentang PSN, proyek jaringan rel kereta api yakni Infrastruktur Kereta Api Logistik akan dibangun di Kalimantan Timur.
Meski demikian belum ada keterangan lebih jauh mengenai rencana rute jaringan rel kereta api di Kalimantan serta waktu dimulainya proyek.

