BERAU TERKINI – Bek sayap Real Madrid Ferland Mendy yang baru pulih cedera mampu menjawab tantangan untuk menghalau penyerang Bayern Munchen Michael Olise.

Menenangkan pemain ‘sedingin’ Michael Olise bukan perkara mudah.

Cepat dan tajam saat melesakkan tembakan ke arah gawang, kerap menjadi momok bagi kubu Real Madrid.

Namun setidaknya selama 80 menit pertandingan malam tadi, Ferland Mendy menjawab tantangan pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa.

Ferland Mendy mengunci pergerakan Michael Olise.

Strategi yang cukup berhasil sebelum kontroversi kartu kuning kedua yang diterima oleh Eduardo Camavinga pada menit ke 88.

Aksi bek Real Madrid Ferland Mendy. (realmadrid.com)
Aksi bek Real Madrid Ferland Mendy. (realmadrid.com)

Kendati Real Madrid harus angkat koper lebih dahulu dari Champions League setelah tumbang 6-4, peran Ferland Mendy diapresiasi Alvaro Arbeloa.

Skema yang diterapkan sebagai Anti-Michael Olise berjalan.

Membuat Real Madrid tampil menekan dengan lesakkan 3 gol di babak pertama.

Meski secara pertahanan, Real Madrid menerima dua gol dari Aleksandar Pavlovic pada menit ke 6 dan Harry Kane pada menit ke 38.

“Saya rasa sudah menurunkan tim terbaik untuk menang,” kata dia dalam siaran resmi Real Madrid.

Alvaro Arbeloa menjelaskan suasana yang menyedihkan di ruang ganti Real Madrid pasca laga itu.

Mantan bek Real Madrid itu harus angkat topi dengan kemenangan Bayern Munchen di Champions League.

Meskipun dia tetap murka dengan keputusan wasit yang mengusir Eduardo Camavinga atas pelanggaran yang seharusnya tidak diganjar kartu kuning kedua.

Sebab mengusir pemain yang baru bermain tak sampai satu babak, dianggap tak wajar karena masih dalam penyesuaian di permainan.

“Itu kesalahan ganda,” kata dia.

Sementara dalam laporan Marca, kekalahan Real Madrid ini menjadi pertaruhan serius akan masa depan Alvaro Arbeloa.

Saat ini Alvaro Arbeloa berada di ujung tanduk.

Karena tak menutup kemungkinan Presiden Real Madrid Florentino Perez mencari juru ramu taktik baru untuk Real Madrid pada musim depan.

Sebab dengan kekalahan tersebut, otomatis Real Madrid hanya berharap gelar La Liga yang masih tersedia hingga akhir musim ini.