BERAU TERKINI – Kemendagri mengaku memberikan pendampingan khusus kepada Pemprov Kaltim yang kini menjadi sorotan publik.

Sorotan publik mengarah kepada kebijakan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Sejumlah kebijakan dari pemimpin Pemprov Kaltim itu mendapatkan sorotan dari publik karena tidak memiliki urgensi dan menelan biaya besar.

Beberapa kebijakan yang sempat mendapat sorotan adalah anggaran mobil dinas mewah, renovasi rumah jabatan hingga pengangkatan kerabat menjadi tim gubernur.

Dilansir laporan Kompas.com, Wamendagri Bima Arya menjelaskan pihaknya memberikan pendampingan khusus kepada Pemprov Kaltim dalam mengelola anggaran.

Tangkapan layar video permohonan maaf Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud. (instagram/@h.rudymasud)
Tangkapan layar video permohonan maaf Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. (instagram/@h.rudymasud)

Pendampingan diberikan lantaran banyaknya aduan dari masyarakat soal pengelolaan APBD di Kaltim.

“Kaltim ini sedang kita, sedang kita, dampingi secara khusus karena banyak aduan dan juga kita mencermati opini yang ada di publik begitu ya,” kata Bima Arya dikutip dari Kompas.com

Bima Arya juga mengimbau agar Rudy Mas’ud meninjau kembali rencana renovasi rumah dinas Gubernur Kaltim.

Menurutnya penggunaan APBD harus mengutamakan prinsip efisiensi.

“Ya kalau tidak prioritas ya batalkan saja. Nah ini yang harus diperhatikan betul oleh Pak Gubernur dan kami meminta Pak Gubernur untuk betul-betul mempertimbangkan kembali, mengkaji kembali ya. Semua kan bisa disesuaikan,” jelasnya.