BERAU TERKINI – Destinasi wisata Berau terancam kejadian karhutla, Disbudpar Berau turun tangan.
Kecamatan Pulau Derawan di Berau menjadi salah satu kecamatan dengan titik panas atau hotspot terbanyak.
Data BMKG Berau menunjukkan, sebanyak 36 titik panas terdeteksi di Kecamatan Pulau Derawan pada Senin (17/8) kemarin.
Beberapa kasus karhutla juga cukup sering terjadi di wilayah Kecamatan Pulau Derawan.
Kondisi itu berdampak pada aktivitas pariwisata. Sebab kecamatan Pulau Derawan merupakan salah satu destinasi wisata Berau.
Pihak Disbudpar Berau pun turun tangan guna mengantisipasi dampak karhutla terhadap aktivitas pariwisata yang ada di kecamatan Pulau Derawan.

Sebelumnya diberitakan, Kecamatan Pulau Derawan kini berada dalam ancaman Karhutla setelah konsisten mencatatkan jumlah titik api tinggi di Berau.
Maraknya kebakaran ini memicu kekhawatiran serius terhadap keasrian ekosistem dan keberlangsungan sektor wisata bahari unggulan tersebut.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, menjelaskan, penanganan teknis titik api saat ini telah dijalankan oleh BPBD Berau.
Namun, dari sisi pencegahan, pihaknya mengimbau keras masyarakat agar membuang kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar karena berdampak buruk pada lingkungan dan memicu polusi udara.
“Kami selama ini menghimbau supaya masyarakat kalau mau membuka lahan ya bisa diperhatikan lah jangan membakar tanpa dikendalikan, sehingga bisa merambat kemana-mana,” ungkap Yudha kepada Berauterkini, Senin (17/8/2026).
Guna memperkuat pengawasan di lapangan, Disbudpar akan berkoordinasi langsung dengan para kepala kampung di Kecamatan Pulau Derawan.
Langkah ini bertujuan agar instruksi pencegahan tersampaikan secara intensif ke tingkat warga demi menghindari kepanikan dan gangguan aktivitas masyarakat.
“Nanti berkoordinasi menyarankan dengan kepala kampung supaya menghimbau kepada warganya ya buka lahan hati-hatilah supaya tidak membakar tanpa dikendalikan,” tegasnya.
