BERAU TERKINI – Berwisata ke Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Goa Halo Tabung.

Sebuah gua alami menyembunyikan kolam air jernih berwarna biru memukau tepat di bagian dalamnya yang diburu wisatawan.

Nama “Halo Tabung” berasal dari bahasa Suku Bajau “Halo” berarti laguna, sedangkan “Tabung” menggambarkan bentuk gua yang memanjang ke bawah.

Goa ini terbentuk dari batuan karst dengan cekungan sedalam sekitar 25 meter.

Yang paling menakjubkan adalah fenomena cahayanya.

Saat sinar matahari jatuh menembus celah atap gua sekitar pukul 11.00 hingga 13.00 WITA alias siang hari, permukaan air memantulkan warna biru cemerlang yang tampak seolah bercahaya. Inilah momen terbaik untuk berkunjung.

goa halo tabung
Foto: Wisatawan kala menikmati Goa Halo Tabung di Maratua. Foto: Berauterkini

Air di dalam gua terasa agak asin dan ikut berubah mengikuti pasang surut Laut Sulawesi, yang jaraknya hanya sekitar 50 meter dari lokasi gua.

Pengunjung bisa berenang dengan aman tanpa perlu masuk jauh ke lorong gelap.

Ada dua jalur yang bisa ditempuh menuju gua, yaitu naik perahu sekitar 25 menit hingga dermaga terdekat lalu berjalan kaki sebentar, atau lewat darat berjalan kaki sekitar 15 menit menyusuri jalur hutan. Jalur perahu paling baik ditempuh saat air pasang.

Beberapa aturan pun wajib dipatuhi yakni dilarang memakai tabir surya, losion, atau wewangian sebelum masuk air, dilarang menyentuh dinding batu, dan dilarang melompat sembarangan ke air.

Tiket masuk sekitar Rp20 sampai Rp30.000 per orang. Tersedia sewa pelampung dan fasilitas umum. Lokasio ini buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WITA.

Keindahan yang seakan bukan dari dunia ini terbayar lunas setelah perjalanan. Tetap jaga kebersihan dan patuhi aturan agar keajaiban ini tetap terjaga. (M/BT/SLZ)