BERAU TERKINI – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengapresiasi PT PLN yang berhasil mengalirkan listrik ke empat kampung terpencil di Kecamatan Kelay, yakni Lesan Dayak, Muara Lesan, Panaan, dan Mapulu.
Khusus di Lesan Dayak, jaringan utama telah tersambung dan kini tinggal menunggu proses instalasi ke rumah warga.
Peresmian jaringan listrik di Kecamatan Kelay tersebutg direncanakan dilakukan pada awal Juli mendatang.
Guna mempercepat pemerataan, Gamalis menyarankan PLN untuk merelokasi mesin-mesin listrik yang menganggur atau tidak difungsikan, seperti di Tanjung Batu, ke wilayah lain yang lebih membutuhkan pasokan setrum.
“Tentu apresiasi buat PLN dari Pemda Berau terkait dengan kondisi penerangan lampu di seluruh jalur Kabupaten Berau,” kata Gamalis saat melakukan kunjungan ke Kantor PLN UP3 Berau, Selasa (23/6/2026).
Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh perluasan jaringan PLN.

Namun, Gamalis mengingatkan pentingnya pendekatan humanis dan edukasi bagi warga yang lahan atau aset tanam tumbuhnya terdampak oleh pembangunan tiang serta kabel transmisi.
“Khususnya kepada daerah-daerah yang terkena di situ di kampung, misalnya lahannya terkena dampak terkait pembangunan jaringan atau tanam tumbuh mereka yang terkena dampak,” kata Gamalis.
Menanggapi keluhan masyarakat mengenai biaya bulanan, Gamalis menegaskan, tarif listrik dari Januari hingga Juni ini dipastikan tidak mengalami kenaikan harga per kWh.
Lonjakan tagihan yang dirasakan warga murni dipicu peningkatan volume penggunaan alat rumah tangga di masing-masing rumah.
“Jadi kalau tarif tidak ada perubahan,” singkatnya.
Di sisi lain, keandalan sistem kelistrikan di Bumi Batiwakkal kini jauh lebih prima berkat masuknya Berau ke dalam sistem interkoneksi raksasa Pulau Kalimantan yang menghubungkan Kaltim, Kaltara, Kalsel, hingga Kalteng.
“Alhamdulillah tidak lagi terjadi mati lampu, cenderung stabil Karena itu tadi sudah ada interkoneksi,” pungkasnya. (*)
