BERAU TERKINI — Dinas Perhubungan Berau terus mengupayakan proyek penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik.

Masalah jalan gelap hingga kini masih menjadi persoalan serius bagi Pemerintah Kabupaten Berau.

Kondisi ini terutama dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah perkampungan dan daerah pinggiran.

Dishub Berau telah mengusulkan penambahan lampu jalan untuk mengatasi permasalahan tersebut secara bertahap. 

Namun, pelaksanaan teknis di lapangan masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pimpinan baru Dishub Berau. 

Koordinasi internal menjadi kunci utama agar realisasi anggaran PJU tahun ini dapat berjalan tepat sasaran.

Kepala Seksi Sarana Prasarana Dishub Berau, Aidil Hamka, menyatakan belum menentukan titik pasti untuk perencanaan tersebut.

Meskipun demikian, rencana penambahan lampu jalan ini diproyeksikan akan menyasar wilayah perkotaan dan Kecamatan Talisayan.

Pihaknya berencana segera melakukan pertemuan dengan atasan baru untuk membahas ketersediaan anggaran daerah.

“Kami belum bisa memastikannya, cuman nanti kami ketemu dulu dengan atasan yang baru,” jelas Aidil.

Jika anggaran memungkinkan, Dishub akan melakukan survei ulang bersama pihak konsultan di lapangan.

Survei tersebut bertujuan untuk menentukan titik lokasi yang paling mendesak untuk segera diberi fasilitas penerangan.

Hal ini dilakukan agar penempatan lampu jalan nantinya benar-benar efektif meningkatkan keamanan bagi para pengendara.

Aidil menyebutkan, survei oleh pihak konsultan sebenarnya sudah mulai berjalan di beberapa lokasi.

Namun, ia belum dapat memastikan apakah proses penitikan lokasi tersebut sudah selesai sepenuhnya atau belum. 

Kepastian mengenai jumlah titik lampu yang akan dipasang sangat bergantung pada hasil laporan akhir dari konsultan.

Aidil menambahkan, dana untuk penambahan lampu jalan tersebut sudah masuk dalam anggaran 2026.

Dasar pelaksanaan kegiatan adalah jumlah titik yang telah ditentukan melalui proses lelang penyedia jasa.

Ia optimistis proyek ini tetap berjalan sesuai jadwal karena Surat Perintah Kerja (SPK) sudah tersedia.

“Insya Allah tetap jalan di murni ini, karena sudah ada SPK-nya,” ungkap Aidil. (*)