BERAU TERKINI – Satlantas Polres Berau bersama Dinas Perhubungan Berau melakukan pemeriksaan kelaikan jalan atau ramp check terhadap armada bus Damri untuk memastikan keselamatan penumpang transportasi umum di Terminal Bus Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Senin (2/11/2026).

Ramp check yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas dalam rangka Operasi Patuh Mahakam 2026.

Petugas tidak hanya memeriksa kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan seluruh komponen penting kendaraan berfungsi dengan baik, mulai dari sistem pengereman, kondisi dan tingkat keausan ban, sistem kemudi, lampu penerangan hingga fungsi wiper.

Ramp check ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan akibat kerusakan teknis kendaraan, seperti rem blong maupun pecah ban saat bus beroperasi membawa penumpang.

Gemini Generated Image au585hau585hau58

Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan armada angkutan umum benar-benar memenuhi standar keselamatan sebelum melayani masyarakat.

“Pemeriksaan kelaikan teknis menyasar komponen vital bus, mulai dari fungsi sistem pengereman, tingkat keausan ban, sistem kemudi, pencahayaan lampu, hingga fungsi wiper,” jelasnya.

Selain kondisi fisik kendaraan, petugas turut mengecek kelengkapan dokumen pengemudi dan armada, di antaranya Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), masa berlaku uji KIR, serta Kartu Pengawasan (KPS).

Dalam kegiatan tersebut, dua armada Damri menjadi sasaran pemeriksaan, yakni Bus Damri Hino RK8 260 dengan nomor polisi KT 7122 NU dan Bus Damri Mercedes Benz bernomor polisi KT 7021 BU.

Suradi menambahkan, kolaborasi antara kepolisian dan Dishub ini diharapkan dapat menekan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan umum.

Dengan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan dokumen lengkap, masyarakat diharapkan dapat menggunakan transportasi umum dengan lebih aman dan nyaman.

“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas. Karena itu, kondisi kendaraan dan kelengkapan administrasi perlu dipastikan sebelum armada beroperasi di jalan raya,” pungkasnya. (*)