BERAU TERKINI –  Istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi menilai langkah Listyo Sigit Prabowo menyadap Presiden Prabowo sebagai perbuatan mengarah makar.

Istana buka suara terkait kasus dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik dan illegal access yang diusut oleh Mabes Polri.

Diketahui Mabes Polri telah menetapkan tiga orang jenderal polisi sebagai tersangka, salah satunya eks Kapolri yang kini menjabat sebagai Kepala KSP Listyo Sigit Prabowo.

Pihak Istana menilai, apa yang dilakukan oleh oknum pati Mabes Polri itu mengarah kepada perbuatan makar.

Kepala KSP Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bertemu Presiden Prabowo (Instagram/@listyosigitprabowo)
Kepala KSP Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bertemu Presiden Prabowo (Instagram/@listyosigitprabowo)

“Kami juga berpendapat apa yang telah dilakukan ini telah masuk ke dalam kategori mengarah ke perbuatan makar,” kata Prasetyo Hadi dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (4/11/2026).

“Juga membahayakan keselamatan kepentingan negara termasuk membahayakan keselamatan pimpinan negara,” lanjutnya.

Prasetyo Hadi menambahkan kini Listyo Sigit Prabowo sudah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala KSP.

Posisi Kepala KSP kini diemban oleh pelaksana tugas atau Plt.

Screenshot 2025 11 07 184129
Mensesneg Prasetyo Hadi (YouTube/BPMI Setpres)

“Tentunya bapak Presiden menyampaikan keprihatinan yang luar biasa oleh terjadinya dinamika tersebut,” ucapnya.

“Ada konsekuensi logis yang harus diputuskan karena salah satu tersangka adalah beliau menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan,” katanya.

“Bahwa pada pagi hari ini, bapak Presiden telah mengambil keputusan berkenaan dengan pemberhentian saudara Listyo Sigit Prabowo dengan kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan,” jelasnya.

Lebih jauh, pihaknya berharap Mabes Polri dan Kapolri segera menuntaskan kasus tersebut dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Kami telah berkoordinasi dengan Kapolri, terutama pelayanan dari institusi Polri untuk masyarakat tidak berkurang sama sekali,” ucapnya.