BERAU TERKINI– Kerajinan anyaman rotan menjadi salah satu produk unggulan lokal yang diperkenalkan dengan penuh percaya diri di event akbar Bumi Batiwakkal, Berau Expo 2026, di stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau.
Mengusung tema “Karya Lokal dari Rotan, untuk Masa Depan Berau”, Dekranasda Berau menghadirkan demo kerajinan anyaman rotan bersama pengrajin lokal, Ibu Awing Jhon, dari Kampung Pandan Sari, Kecamatan Segah.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan kerajinan tradisional Berau sekaligus menunjukkan bahwa rotan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Melalui demonstrasi tersebut, pengunjung dapat melihat secara langsung proses pembuatan anyaman rotan, mulai dari keterampilan mengolah bahan hingga menghasilkan berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai guna dan nilai estetika.
Beragam produk anyaman rotan ditampilkan, mulai dari tas, wadah penyimpanan, hingga perlengkapan rumah tangga dengan motif khas yang mencerminkan identitas budaya lokal.
Tidak hanya mempertahankan teknik kerajinan warisan turun-temurun, inovasi desain juga menjadi peluang bagi para pengrajin untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan dan selera pasar masa kini.
Keterlibatan pengrajin dari Kampung Pandan Sari, Kecamatan Segah, juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kerajinan di tingkat kampung agar semakin dikenal masyarakat luas.
Melalui stand Dekranasda Berau di Berau Expo 2026, kerajinan rotan diharapkan tidak sekadar menjadi produk pelestarian budaya, tetapi juga mampu berkembang sebagai produk ekonomi kreatif yang berdaya saing.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat Berau Expo 2026, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi, melestarikan budaya, serta mewujudkan Berau yang lebih sejahtera.(*\adv)
