BERAU TERKINI – Kondisi taman kota yang masih dipenuhi daun berserakan serta masih ditemukannya sampah di sejumlah titik menjadi perhatian serius Bupati Berau, Sri Juniarsih.
Pada Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Hotel Mercure Tanjung Redeb, Kamis (6/8/2026), ia menegaskan seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat kampung harus lebih aktif merawat ruang publik demi mewujudkan Berau yang bersih, hijau, dan nyaman.
Menurut Sri Juniarsih, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan atau dinas terkait.
Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, kelurahan, kampung, hingga ketua RT harus terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.

“Ini membutuhkan kerja sama dari seluruh jajaran pemerintah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, lurah, kepala kampung, RT, organisasi kemasyarakatan hingga LSM. Semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Ia menegaskan, taman-taman kota sebagai ruang publik harus mendapatkan perhatian lebih karena menjadi salah satu wajah Kabupaten Berau.
Kebersihan taman dinilai mencerminkan kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap lingkungan.
“Saya tidak ingin melihat taman-taman dipenuhi daun yang berserakan. Begitu juga dengan sampah yang masih terlihat di sejumlah titik kota. Meskipun ada yang mengatakan kondisi Berau sudah bersih, menurut saya kita masih harus terus berbenah agar benar-benar menjadi daerah yang bersih dan nyaman,” tegasnya.
Sri Juniarsih menilai upaya menciptakan lingkungan yang bersih tidak cukup dilakukan saat momen peringatan Hari Lingkungan Sedunia saja.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari lingkungan rumah, tempat kerja, hingga fasilitas umum.
Dengan semangat gotong royong, ia optimistis cita-cita menjadikan Berau sebagai daerah yang bersih, hijau, dan lestari dapat diwujudkan. (*)
