BERAU TERKINI – PAMA Group kembali menyelenggarakan media gathering sebagai agenda tahunan yang menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan dengan insan media.

Tahun ini, kegiatan Media Gathering PAMA Group 2026 dipusatkan di Gumaya Hotel Semarang.

Acara ini menghadirkan rangkaian aktivitas yang menggabungkan diskusi, edukasi lingkungan, serta aksi nyata pelestarian alam melalui penanaman mangrove di pesisir utara Kota Semarang.

Mengusung semangat kolaborasi untuk keberlanjutan, manajemen PAMA bersama wartawan dari berbagai media nasional dan lokal melakukan penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Mangunharjo, Semarang. 

Media Gathering PAMA Group 2026 di Gumaya Hotel Semarang. (Dok. PAMA)
Media Gathering PAMA Group 2026 di Gumaya Hotel Semarang. (Dok. PAMA)

Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung upaya rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pantai yang memiliki peran strategis sebagai pelindung alami dari abrasi, habitat berbagai biota, serta penyerap karbon yang efektif.

Sebelum mengikuti kegiatan penanaman, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya konservasi ekosistem pesisir dan mangrove melalui sesi berbagi ilmu yang menghadirkan Kepala Sub Direktorat Konservasi Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Nana Kariada Tri Martuti, serta Puteri Indonesia Lingkungan 2018 dan environmental enthusiast, Vania F. Herlambang.

Materi yang disampaikan memberikan gambaran mengenai kondisi ekosistem pesisir di Indonesia, manfaat ekologis mangrove, hingga peran kolaborasi multipihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PAMA Group dengan UNNES sebagai mitra akademik yang memiliki komitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan aksi konservasi lingkungan. 

Sinergi antara dunia usaha, akademisi, dan media diharapkan mampu menghadirkan dampak yang lebih luas dalam mendorong kesadaran publik terhadap isu-isu keberlanjutan.

Perwakilan Manajemen PAMA menyampaikan, media gathering bukan sekadar agenda tahunan perusahaan.

Tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih erat, terbuka, dan kolaboratif dengan insan media yang selama ini menjadi mitra strategis perusahaan.

Media Gathering PAMA Group 2026 di Gumaya Hotel Semarang. (Dok. PAMA)
Media Gathering PAMA Group 2026 di Gumaya Hotel Semarang. (Dok. PAMA)

“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat. Melalui Media Gathering PAMA Group 2026, kami ingin memperkuat hubungan baik yang telah terjalin, sekaligus menghadirkan pengalaman bersama yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan,” ujar perwakilan Manajemen PAMA.

Prof Nana mengapresiasi inisiatif PAMA Group yang menggabungkan kegiatan silaturahmi dengan aksi konservasi lingkungan. 

Menurutnya, mangrove merupakan ekosistem yang memiliki fungsi sangat penting dalam menjaga keseimbangan wilayah pesisir sekaligus menjadi solusi alami dalam menghadapi perubahan iklim.

“Keberhasilan konservasi mangrove tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, pemerintah, media, dan masyarakat agar upaya pelestarian dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Nana.

“Keterlibatan insan media dalam kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir,” imbuhnya.

Sementara itu, Vania menilai aksi penanaman mangrove memiliki makna yang lebih besar dari sekadar menanam pohon.

Menurutnya, setiap bibit yang ditanam merupakan bentuk investasi untuk masa depan lingkungan dan generasi mendatang. 

Dia menyebut, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Penanaman 2.000 bibit mangrove yang dilakukan peserta Media Gathering PAMA Group 2026 di pesisir utara Kota Semarang, Jawa Tengah. (Dok.PAMA)
Penanaman 2.000 bibit mangrove yang dilakukan peserta Media Gathering PAMA Group 2026 di pesisir utara Kota Semarang, Jawa Tengah. (Dok.PAMA)

Kegiatan seperti ini tidak hanya menciptakan perubahan secara fisik di kawasan pesisir, tetapi juga menumbuhkan kesadaran setiap individu memiliki peran dalam menjaga bumi.

“Saya berharap semangat kolaborasi yang terbangun hari ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut bergerak dalam aksi-aksi pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Melalui Media Gathering PAMA Group 2026, perusahaan berharap hubungan yang harmonis dengan insan media dapat terus terjalin sekaligus menjadi ruang kolaborasi untuk menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. (*)