BERAU TERKINI – Sektor pariwisata terus menjadi salah satu penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau.
Pada tahun ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau menargetkan penerimaan sekitar Rp70 miliar yang berasal dari aktivitas pariwisata melalui pajak hotel, restoran, dan hiburan.
Namun, angka tersebut masih berupa target yang akan dievaluasi berdasarkan realisasi pendapatan sepanjang tahun berjalan.
Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, menjelaskan, kontribusi langsung sektor pariwisata terhadap PAD dapat dilihat dari tiga jenis pajak tersebut.
Menurutnya, setiap wisatawan yang datang ke Berau akan memberikan dampak ekonomi melalui penggunaan jasa penginapan, konsumsi makanan dan minuman, hingga aktivitas hiburan.

“Kalau kontribusi langsung dari sektor pariwisata yang masuk ke PAD itu dari pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan. Karena wisatawan yang datang itu kan pasti menginap, makan, dan beraktivitas di tempat hiburan,” ujarnya kepada Berauterkini.
Meski demikian, ia menegaskan, kontribusi pariwisata terhadap perekonomian daerah sebenarnya jauh lebih besar dibandingkan angka yang tercatat dalam penerimaan pajak.
Sebab, perputaran ekonomi juga terjadi di berbagai destinasi wisata, usaha mikro, jasa transportasi, hingga sektor pendukung lainnya yang tidak seluruhnya masuk dalam komponen pajak daerah.
Terkait capaian realisasi hingga pertengahan tahun, Djupiansyah mengaku belum dapat menyampaikan data rinci karena masih menunggu rekapitulasi pendapatan pada Triwulan II 2026.
“Nanti setelah Juni selesai kita bisa melihat capaian triwulan kedua. Data lengkapnya nanti disampaikan setelah proses rekapitulasi selesai,” pungkasnya. (*)
