BERAU TERKINI — Konsep pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau kini kian dipermudah melalui keberadaan sistem posyandu terintegrasi yang dikenal Posyandu Prima. 

Fasilitas kesehatan tingkat dasar ini dirancang khusus untuk menjadi pusat pelayanan komprehensif bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai bayi, balita, kelompok usia produktif, hingga para lanjut usia (lansia).

Di tengah berjalannya program ini, kebijakan pendirian sekolah lansia yang berdiri sendiri belum direncanakan diadakan di Berau saat ini. 

Kendati demikian, pemenuhan hak kesehatan bagi para lansia dipastikan tetap berjalan maksimal dengan mengandalkan keberadaan Posyandu Prima tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menjelaskan, pihaknya sejauh ini memang belum membidik program khusus hingga ke tahapan pembentukan sekolah lansia. 

Namun, dengan diterapkannya model Posyandu Prima, seluruh masyarakat sangat terbantu dalam mendapatkan akses medis dasar.

“Kalau Berau belum ada, kita masih adanya tuh posyandu prima yang terintegrasi, kalau itu konsepnya bagus sih, cuma kami belum menyasar ke sana,” ujar Lamlay kepada Berauterkini, Sabtu (30/5/2026).

Saat ini, Berau sudah memiliki jaringan Posyandu Prima yang terintegrasi, di mana seluruh wilayah kecamatan tercatat telah memiliki posyandu masing-masing di lapangan. 

Keberadaan posyandu modern tersebut merupakan bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Kesehatan dalam memenuhi kebutuhan Integrasi Layanan Primer (ILP) di daerah.

“Sudah ada, memang itu kebijakan Kemenkes, integrasi layanan primer,” urai Lamlay.

Di samping itu, Dinas Kesehatan Berau juga dipastikan telah menyiapkan serangkaian program alternatif lain demi menjaga keberlangsungan hidup para lansia. 

Beberapa program yang kini tengah berjalan di antaranya optimalisasi pelayanan kesehatan kerja dan olahraga bagi masyarakat.

Bukan hanya itu, instansi teknis ini juga menghadirkan pelayanan kesehatan tradisional.

Salah satu fokus kegiatannya diarahkan langsung pada program pengembangan taman obat keluarga (toga).

Semua program ini disinergikan demi mewujudkan lansia yang tetap sehat dan bugar.

“Jadi banyak sih, termasuk kalau lansia ini kan biasanya kita mengaktifkan juga di posyandu untuk kegiatan senam lansia,” tandasnya. (*)