BERAU TERKINI – Pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump menghasilkan kesepakatan antara Amerika Serikat dan China.
Pihak White House merilis sejumlah hasil yang disepakati dari pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Kesepakatan itu menyangkut banyak hal mulai dari kerja sama ekonomi hingga investasi.
“Kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan memperluas pasar bagi produk AS di China,” tulis keterangan resmi White House dikutip dari akun X @WhiteHouse.
“Amerika Serikat juga akan terbuka dengan rencana investasi China di AS,” lanjutnya.
Kedua kepala negara juga menyinggung soal perang Iran.

Menurut White House, China dan Amerika Serikat sepakat agar Iran tak memiliki kemampuan nuklir.
“Kedua negara sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki kemampuan senjata nuklir,” tulisnya.
AS dan China juga sejalan soal Selat Hormuz dan menolak aksi blokade oleh Iran.
Tak sampai di sana, AS mengklaim China akan membeli lebih banyak minyak dari Amerika Serikat untuk kebutuhan di masa depan.
“Kedua pihak juga sepakat bahwa Selat Hormuz harus terus dibuka untuk mendukung distribusi energi. Sejalan dengan itu, China sepakat akan membeli minyak dari AS agar tidak bergantung pada distribusi minyak dari Selat Hormuz,” lanjutnya.

China Tak Ingin Jadi Rival AS
Sebelumnya diberitakan, pertemuan bersejarah terjadi saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping.
Presiden China Xi Jinping menerima kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Beijing, Kamis (14/5/2026) waktu setempat.
Dalam pertemuan itu, kedua kepala negara menyampaikan pandangannya soal situasi global hari ini.
Dilansir laporan CNN Indonesia, Presiden China Xi Jinping menilai hubungan AS dan China harus berbasis kerja sama.
“Apakah kita dapat bergandengan tangan untuk menghadapi tantangan global dan membawa stabilitas yang lebih besar bagi dunia?” tanya Xi Jinping kepada Donald Trump dikutip dari laporan CNN Indonesia.
“Ketika kedua pihak bekerja sama, keduanya akan memperoleh keuntungan. Ketika kedua pihak bertarung, keduanya akan menderita,” ucapnya.
Menurut Xi Jinping, jika hubungan AS dan China dilandasi pada rivalitas maka akan merugikan dunia.
“Kita seharusnya menjadi mitra, bukan rival, mencapai keberhasilan bersama, berkembang bersama, dan menemukan cara yang tepat bagi negara-negara besar untuk hidup berdampingan di era baru,” katanya.
Adapun Donald Trump menyambut hangat pertemuan antar dua negara besar dunia hari ini.
Menurut Donald Trump pertemuan antarkepala negara hari ini merupakan salah satu pertemuan terbesar yang pernah terjadi.
Donald Trump pun berjanji hubungan bilateral AS dan China akan semakin baik ke depan.
“Sebuah kehormatan bisa bertemu dengan Anda, dan kehormatan bisa menjadi teman Anda,” kata Donald Trump kepada Xi Jinping.
“Hubungan China dan AS akan menjadi lebih baik daripada yang sebelumnya, terima kasih banyak,” ucapnya.
