BERAU TERKINI – Presiden Real Madrid Florentino Perez menduga terdapat aktor dibalik layar dari gerakan ‘Anti-Madrid’ di tengah keterpurukan klub.
Dalam kampanye Anti-Madrid tersebut media banyak mengabarkan bila dirinya dalam kondisi sakit kanker.
Kampanye itu meminta Florentino Perez tak perlu lagi menjadi pemegang tampuk kepemimpinan Real Madrid di masa yang akan datang.
Kabar itu dimentahkan oleh Florentino Perez.
Sebab dalam pemeriksaan kesehatannya, pria berusia 79 tahun itu masih dalam kondisi bugar tanpa sakit apapun yang bersarang dalam tubuhnya.
“Untuk semua yang mengkhawatirkan saya, saya tegaskan bahwa kesehatan saya sempurna,” tegas Florentino Perez dalam laporan Marca.

Florentino Perez menegaskan bila ada 100 ribu suara yang bisa menentukan arah Real Madrid ke depan.
Dalam skemanya, pemilihan dibuka secara demokratis.
Di mana semua pihak bisa mencalonkan diri sebagai calon Presiden Real Madrid.
Oleh karenanya, jika ada pihak yang ingin menggulingkannya, Florentino Perez meminta oknum tersebut mencalonkan diri sebagai calon presiden baru.
“Saya ingin sampaikan ke aktor dibalik layar, seharusnya ikut dalam pemilihan umum,” pesan Florentino Perez.
Real Madrid yang mengalami puasa gelar pada dua musim belakangan ini, disebut menjadi topik yang digunakan untuk menggulingkan dirinya.
Namum Florentino Perez memastikan dirinya selalu bekerja keras untuk kesuksesan klub.
Florentino Perez merasa kecewa lantaran tak ada yang melihat puluhan gelar yang dikumpulkan Real Madrid selama menjadi presiden.
Tak hanya sepakbola, namun klub basket Real Madrid juga turut menunjukkan prestasi mentereng.
Dari 66 gelar yang diraih, tujuh diantaranya merupakan gelar eropa yang bergengsi di kompetisi resmi dunia.
“Baiklah, biarkan mereka maju dalam pemilihan; sekarang mereka memiliki kesempatan,” ujarnya.
Florentino Perez menegaskan bila pada pemilihan nantinya, dia akan kembali mencalonkan diri sebagai presiden Real Madrid untuk periode kedua.
“Saya akan maju untuk membela kepentingan Real Madrid,” tegasnya.
