BERAU TERKINI – Sebanyak 1.700 personel dari Polda Kaltim dan Polresta Samarinda diturunkan untuk melakukan pengamanan pada rencana demonstrasi 21 April 2026 mendatang.
Ribuan personel itu yang disiagakan untuk menurunkan potensi kericuhan dari sekitar 4 ribuan massa yang akan turun dalam aksi itu.
Ribuan personel itu terdiri dari tenaga pengamanan gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP hingga petugas kesehatan.
Diketahui, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim akan melakukan demonstrasi menuntut pencopotan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dari jabatannya di kantor Gubernur dan DPRD Kaltim.
“Ada 1,7 ribu personel yang akan diturunkan,” kata Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro dalam laporan video reels instagram Kawanku.

Personel dengan peralatan pengaman lengkap akan dibariskan untuk mengamankan berjalannya aksi.
Pada prinsipnya, aparat kepolisian nantinya diinstruksikan untuk melakukan pendekatan humanis kepada seluruh peserta aksi.
“Jadi sifatnya sebenarnya lebih ke pelayanan kami untuk menjaga keamanan selama demo berlangsung,” ucapnya.
Endar menegaskan, bila pihaknya tak akan memberikan tindakan represif kepada massa selama tak melakukan tindakan anarkis dalam aksi tersebut.
“Harus menjaga keamanan dan menghormati hak-hak orang lain,” pesan dia.
Pihaknya juga berkomitmen untuk menjadi perantara pertemuan antara pendemo dengan objek sasaran kritik massa.
Dengan mengedepankan dialog tersebut, dia berharap semestinya aksi tersebut dapat berlangsung damai.

