BERAU TERKINI – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI resmi merilis tingkat kegemaran membaca (TKM) masyarakat di Kaltim pada 2025.
Berau duduk di peringka ke enam dari 9 kabupaten/kota yang masuk sebagai sampling penelitian literasi di Kaltim.
Di peringkat pertama ada Bontang, dengan skor tingkat kegemaran membaca mencapai 60,47 persen.
Peringkat kedua, ada Balikpapan dengan skor 58,76.
Lalu di peringkat ketiga, disusul Samarinda dengan skor 58,55.
Level kota, masih lebih dominan untuk membangun budaya literasi di Kaltim.

Sementara untuk level kabupaten, tertinggi di peringkat keempat ada Kabupaten Paser dengan skor 58,18.
Kemudian diikuti oleh Kabupaten Kutai Timur dengan 57,76.
Di peringkat keenam, disusul Berau dengan skor TKM senilai 57,65.
Setelahnya, diikuti peringkat ketujuh yakni Kabupaten Kutai Kartanegara dengan skor 57,02.
Lalu diikuti oleh Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan skor 55,88.
Teruncit diduduki Kabupaten Kutai Barat, dengan skor 55,53.
Secara akumulasi, TKM di Kaltim rata-rata dengan skor 57,86 berdasarkan laporan Arus Bawah.
Sementara secara nasional, TKM Indonesia dicatat dengan skor 72,44 pada 2024 lalu.
Angka ini menunjukkan tren literasi yang relatif stabil, namun masih menyimpan ruang peningkatan di berbagai daerah, terutama kabupaten non-perkotaan.
Penilaian dilakukan berdasarkan tiga indikator utama, diantranya TGM Pra Membaca, TGM Saat Membaca dan TGM Pasca Membaca.
Ketiga indikator tersebut digabungkan untuk menghasilkan skor akhir tingkat kegemaran membaca di masing-masing daerah.
Bontang menegaskan posisinya sebagai kota paling literat di Kaltim.
Mengungguli Balikpapan dan Samarinda yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas pendidikan dan urbanisasi.
Capaian ini menjadi sinyal positif bagi penguatan budaya baca di daerah, sekaligus tantangan bagi kabupaten lain untuk mengejar ketertinggalan literasi.

