BERAU TERKINI — Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Mangunsong, memberikan apresiasi terhadap langkah Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau dalam mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Salah satu upaya nyata yang tengah dijalankan saat ini adalah pelatihan kerajinan anyaman rotan yang dipusatkan di Kecamatan Segah.

Kegiatan tersebut berlangsung selama sepuluh hari, terhitung sejak 20-29 April 2026, dengan melibatkan masyarakat setempat.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis warga sekaligus membuka peluang usaha baru yang berakar pada potensi lokal daerah.

Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Mangunsong.
Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Mangunsong.

Menurut Rudi, program pemberdayaan seperti ini memiliki nilai strategis karena mampu menyelaraskan pelestarian kerajinan tradisional dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi di wilayah perkampungan.

“Potensi rotan di Berau cukup besar. Kalau dikelola dengan baik melalui pelatihan dan pendampingan, hasilnya bisa menjadi produk bernilai jual tinggi dan menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat,” ujar Rudi.

Rudi menilai pengembangan ekonomi kreatif berbasis bahan baku lokal harus terus diperluas ke wilayah-wilayah lain yang memiliki potensi serupa.

Sektor ini dianggap sangat potensial dalam menciptakan lapangan kerja baru serta memperkuat fondasi usaha mikro dan kecil di daerah.

Namun, ia juga memberikan catatan penting agar program ini memiliki keberlanjutan yang jelas dan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.

“Jangan berhenti di pelatihan saja. Setelah itu harus ada pendampingan lanjutan, mulai dari desain produk, kualitas produksi, kemasan hingga pemasaran. Ini penting supaya hasil karya masyarakat benar-benar bisa masuk pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Rudi juga mendorong agar produk anyaman rotan khas Berau nantinya dapat dipromosikan secara masif melalui berbagai event daerah, pameran UMKM, hingga merambah platform digital agar lebih dikenal di tingkat nasional.

Hal ini sejalan dengan penjelasan Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, yang menyebut pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah rotan menjadi produk yang lebih variatif, berkualitas, dan kompetitif.

Rudi menegaskan, DPRD Berau akan terus berkomitmen mendukung program-pogram pemberdayaan ekonomi yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan warga. 

Ia meyakini, jika sektor ekonomi kreatif di tingkat bawah tumbuh dengan sehat, maka roda ekonomi di tiap kampung akan ikut bergerak secara dinamis.

“Ini yang harus terus kita dorong bersama,” pungkasnya. (*/Adv)