BERAU TERKINI – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau menyalurkan bantuan pengadaan bibit sapi sebanyak 90 ekor yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan populasi ternak sapi sekaligus mendorong semangat peternak dalam mengembangkan usaha peternakan di daerah.
“Pengadaan 90 ekor bibit sapi ini bertujuan untuk meningkatkan populasi ternak di Kabupaten Berau serta membantu meningkatkan motivasi peternak agar lebih giat mengembangkan usaha ternaknya,” ujarnya.
Bantuan bibit sapi tersebut disalurkan kepada kelompok peternak di lima kampung sasaran, yakni Kampung Teluk Sumbang, Biatan Ilir, Tasuk, Limunjan, dan Gunung Tabur.

Kelompok penerima dipilih berdasarkan sejumlah kriteria yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Lita menjelaskan, kelompok yang dapat menerima bantuan harus memiliki minat yang tinggi terhadap usaha peternakan, memiliki pengalaman dalam mengelola ternak, serta mengajukan proposal yang kemudian diverifikasi oleh tim teknis.
“Setelah dilakukan verifikasi dan dinyatakan memenuhi persyaratan, maka kelompok tersebut dapat menerima bantuan apabila anggaran tersedia,” jelasnya.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada penyaluran ternak semata.
Pemerintah daerah melalui petugas teknis peternakan terus melakukan pendampingan kepada kelompok penerima untuk memastikan kondisi ternak tetap sehat dan produktif.
“Sapi bantuan akan terus didampingi dalam pemeliharaannya oleh petugas teknis peternakan di wilayah kampung masing-masing. Jadi kalau ada keluhan atau kendala terkait kondisi ternak, petugas akan segera melakukan penanganan, baik melalui pemberian vaksin, obat-obatan maupun tindakan kesehatan lainnya,” katanya.
Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada peternak mengenai teknik pemeliharaan yang baik, termasuk manajemen pakan dan kesehatan ternak.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan sapi secara optimal.
“Pendampingan ini penting agar peternak memahami tata cara pemeliharaan yang baik dan pemberian pakan yang cukup, sehingga sapi dapat tumbuh sehat, berkembang dengan baik, dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan peternak,” pungkasnya. (*)
