BERAU TERKINI – Pelatih Brasil Carlo Ancelotti dibuat kembali pusing dengan kabar cedera bek Brasil Eder Militao.

Sebab cederanya membutuhkan masa pemulihan sampai enam bulan ke depan.

Brasil dipastikan kehilangan jasanya yang dipastikan tak bisa tampil di Piala Dunia 2026.

Eder Militao dilaporkan mengalami cedera otot pada bagian bisep femoris kaki kiri.

Cedera tersebut ternyata merupakan kambuhan dari masalah yang sama yang pernah ia alami sebelumnya.

Dalam laporan pengamat sepakbola dunia, Fabrizio Romano, Eder Militao mengalami cedera di titik cedera sebelumnya.

Parahnya saat ini robekan di otot tersebut memaksa tim medis untuk melakukan operasi.

Ini menjadi pukulan telak untuk Brasil, mengingat ia sebelumnya digadang-gadang menjadi salah satu pemain kunci Brasil di turnamen tersebut.

Bek Brasil Eder Militao yang latihan di Real Madrid. (x/@edermilitao)
Bek Brasil Eder Militao yang latihan di Real Madrid. (x/@edermilitao)

Masalah ini semakin memperburuk situasi Brasil, yang sebelumnya sudah kehilangan Rodrygo akibat cedera.

Potensi absennya dua pemain penting membuat kedalaman skuad Brasil menjadi sorotan menjelang turnamen besar tersebut.

Menurut jurnalis Miguel Ángel Díaz, kondisi Eder Militão ternyata lebih parah dari yang diperkirakan.

Cedera itu sendiri terjadi saat Real Madrid menghadapi Alavés, di mana Eder Militao harus ditarik keluar sebelum babak pertama usai.

Pemeriksaan lanjutan kemudian mengungkap bahwa cedera lama di area yang sama kembali terbuka.

Padahal, bek asal Brasil tersebut baru saja menyelesaikan masa pemulihan panjang selama hampir empat bulan.

Ia bahkan sempat kembali bermain dan tampil dalam laga penting, termasuk di ajang Liga Champions UEFA menghadapi Bayern Munich.

Laga melawan Alavés menjadi penampilan kelimanya sejak kembali dari cedera pada akhir 2025.

Namun, kembalinya masalah fisik ini menimbulkan kekhawatiran besar terhadap kondisi kebugarannya ke depan.

Sebelum cedera kambuh, Eder Militão hampir dipastikan masuk dalam rencana skuad Carlo Ancelotti untuk berbagai kompetisi penting, termasuk Piala Dunia.

Fleksibilitasnya sebagai bek tengah maupun bek kanan menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan tim.

Kini, baik Real Madrid maupun Timnas Brasil harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Absennya Eder Militão tak hanya mengganggu stabilitas lini pertahanan, tetapi juga memaksa pelatih untuk mencari alternatif di tengah waktu persiapan yang semakin sempit.